Ujung Kulon – Mancing, Trekking dan pantai yang cantik

Long weeken mang kudu dipersiapin secara matang, dan kerajaan piknik pun bertekad mengemas long weeken di awal Juni ini dengan perjalanan yang lain dari biasanya…mancing dan jalan-jalan ke Taman Nasional Ujung Kulon. Sebenernya siy rencananya mo ke G. Krakatau, tapi keadaan cuaca dan kondisi G. Krakatau yang ‘batuk’ tidakmengijinkan kita untuk kesana. L

Mulai dari pertengahan bulan Mei kita dah bersiap2, setiap orang ada tugasnya, vi bertugas buat ngecek kondisi laut di Labuan dengan terus menghubungi Anin (secara belakangan kondisi laut diberitakan kurang baik, ada gelombang pasang yang lumayan menggenangi daerah pesisir hingga hujan lebat yang kadang menyerang), Aree kebagian tugas buat nyari obat malaria (secara kita akan memasuki daerah endemic malaria, jadi sebaiknya waspada) dan kita dah mulai minum dari 2 minggu sebelum perjalanan, Wicenk bersiap dengan mobil dan nyari pelampung tambahan buat jaga2 pas kita nanti di kapal. Dan sisanya yaaa siap2 jaga kesehatan biar fit menjelang hari keberangkatan….

Kamis, 31 Mei 2007

Hari ini vi akan berangkat duluan, secara mang dah niat mo liat pameran lingkungan hidup di JCC, janjian ma Anin, seperti biasanya pameran lingkungan hidup tuh kegiatan rutin tiap tahun.

Kita bertiga (vi, Anin, K’Agus) berangkat ke Labuan sekitar jam 3 naik bis, dan nyampe di Labuan sekitar maghrib, langsung hunting makan malam.dan ngelengkapin logistik, trus kita juga langsung ke pasar ikan, mo hunting cumi, tapi ternyata belum ada jadi kita akhirnya lanjut ngobrol2 ma (sapa yaaa….???pokoknya ni orang yang cukup mengerti mengenai kelautan dan cuaca gtu d….) dan setelah diskusi panjang akhirnya disarankan dan diputuskan sebaiknya kita ke TN Ujung Kulon aja, karena ombak, lebih bersahabat untuk perjalanan menuju ke barat (saat itu disebut sebagai angin utara, jadi sebaiknya menghindari perjalanan laut yang menuju utara dan secara Gn Krakatau terletak di utara Labuan, jadi kita mengalihkan tujuan ke barat)

Sekitar jam 11an baru dapat kabar bahwa Kerajaan Piknik baru jalan dari Bekasi, dan menurut perkiraan kita baru akan mendarat di Labuan sekitar jam 2an.

Setelah beres dengan semua keperluan kita pulang menuju rumah Anin, vi malam ini vi nginep di rumah mamah, secara lebih nyaman, dan malam ini vi perlu mandi, jadi Hp vi titip ma Anin, jaga2 kalo temen2 telp….dan vi bisa bobo dengan tenang….zzzzzz

Jumat, 1 Juni 2007

jam 6 vi langsung buru2 shalat subuh dan kerumah Anin, secara pagi ni janji mo ke pasar buat blanja2 keperluan sayurmayur. Di rumah vi liat temen2 masih pada bobo dengan posisi terbaiknya, jadi vi ga ganggu d.

Pasar Labuan di pagi hari tuh seru banget….ikan bertong-tong, sayur2 segar dijaja di pinggir jalan, jadi crowded banget…sayang lupa bawa kamera, padahal objectnya bagus banget…kita ketemuan di warung nasi uduk, vi pesan teh hangat sambilnunggu Anin hunting cumi dan ikan ditemenin ma ‘juragan ikan’ ‘teh Dewi kita jajan ketan dengan bumbu urap….nyamnyamnyam enaaak. Selesai urusan hunting ikan dan cumi, vi ma Anin belanja sayurmayur dan bumbu dapur, dan setelah itu kita setor hasil buruan kita langsung ke kapal biar di packing ke ‘cool box’ dan selanjutnya kita kembali ke rumah.

Sesampainya di rumah ternyata temen2 dah pada bangun dan menyambut dengan suka cita. Dan secara pagi dah mulai gerah, temen2 cewe vi ajak ke rumah mamah buat mandi dan bersiap2.

Selanjutnya adalah persiapan, secara akhirnya kita berangkat setelah shalat jumat, maka menjelang siang, temen2 memanfaatkan waktu dengan bersiap2 packing barang ke kapal, beredar dan jajan…..

Sekitar jam 1 akhirnya kita berangkat juga. Kapal sudah menunggu di pelabuhan pasar ikan, dan dari rumah menuju pasar ikan kita jalan beramai2, ga terlalu jauh siy, Cuma mataharinya ‘bersinar dengan semangat’, jadi silauuu bangeeed…… L

Sesampainya di kapal kita langsung naik, dan cari posisi idaman masing2, padahal kapalnya belum kunjung jalan, jadi sambil menunggu kita dihibur oleh sekelompok bocak yang lagi berenang di muara, dan mereka juga menunjukkan beberapa atraksi dengan melocat bebas dari kapal sampai2 airnya ‘muncrat’ ke kapal kita J

Setelah seluruh crew lengkap barulah kita memulai perjalanan ini…dengan perlahan kapal keluar dari muara dan tidak lupa ‘kang Anin berdoa untuk keselamatan kita semua di perjalanan….amiiiin….

Sesaat kapal di laut lepas, pemandangan indah mulai terhampar, tapi ternyata temen2 pada lapar, secara memang dah waktunya makan niy beruntung tadi k’Anin mang dah nyiapin nasi bungkus dengan lauk ikan balado…mmmm nyammmieee….. nyamnyamnyam dan dalam waktu
yang singkat tandaslah beberapa bungkus makanan yang tersedia …

Perjalanan laut ini lmayan lama, secara mang tempatnya juga jauh…..sambil menikmati perjalanan, kita dah menempati beberapa tempat favorite….awalnya vi ma Ita duduk dimuka kemudi, Ichy, wicenk, budi, firman dan mala di atas bernyanyi2 bersama Adek, ada juga yang duduk ngadem di belakang Tejo, Aree, dan k’ Agus ngrumpi di belakang….makin sore susunan personil mulai berubah…vi, firman dan Tejo di anjungan muka, diatas tetap dengan personil yang sama, Cuma kurang Ita yang bobo bareng ma Aree dan K’Agus di belakang, dan menjelang sunset Aree dan Ita bergabung di depan, kita dengan serunya hunting ikan terbang yang banyakmeloncat2 di sekitar perahu dan beberapa camar juga terlihat terbang mendekat ke perahu….pemandangan yang langka niy..dan sunset dari kapal juga indaaah banget….mataharinya terlihat tenggelam di balik pulau Panaitan. Luar biasa indah….

Menjelang malam aktivitas memancing pun dimulai…..Crewnya K’oka terlihat menyiapkan umpan dan pancing, temen2 pun ikut semangat, secara ga bisa mancing juga tetep semangat. Diantara kita yang paling beruntung dengan pancingannya adalah Mala, beberapa kali terlihat berhasil memancing, sementara yang lainnya tetap bernyanyi2 dan sambil menunggu hasi pancingannya banyak, Vi . Ita dan Tejo nyiapin makan malam niiy…jadi biar ga kmalaman…..

Makan malam kita adalah capcay cumi dan ikan goreng….secara ikannya hasil pancingan jadi terasa deh enak banget…..mari maakaaaan…..

Setelah makan, dan sekitar jam 8 akhirnya kita berlabuh juga di ‘Portu Amor – dermaga cinta’ Pulau Peucang, dan langsung d ngurus administrasi yaitu Rp. 10.000/org dan ditambah biaya tambat kapal Rp. 50.000. secara kita berlabuh dah kmalaman, jadi kita ga kebagian penginapan, beruntung K’ Nana kenal baik dengan para pegawai TNUK secara dia juga adalah jagawana, jadi kita berhasil mendapatkan sebuah kamar untuk beramai2 dengan menyewa Rp. 100.000/malam, lmayanlah buat nyimpan tas2 kita yang segunung banyaknya J

Setelah selesai dengan segala urusan administrasi, Anin dan crewnya kembali melaut, secara malam ini mereka akan mancing sehingga kita ber-10 ditinggal di pulau ini. Awalnya ga ada yang bersedih, tapi sewaktu periksa2 ternyata kita tidak menurunkan makanan,bahkan cemilan aaarrrggg….gawats niy, bisa kelaparan kita…duuuh beruntung ada beberapa yangmenyelipkan cemilan kecil di tasnya, jadi agak2 tertolong… fffiieeewww….secara badan gerah banget kita pun mulai ngantri mandi dan bebenah di kamar, Ichy dan Mala langsung ambil tempat untuk bobo dan yang lainnya walaupun cape dengan sangat antusias kita kembali ke pantai yang berombak tenang, untuk menikmati bulan purnama yang indah banget di atas langit Ujung Kulon ini….damai banget…. J

Malam ini kita ber 10 numplek-plek bobo bareng di satu kamar, dah kaya pengungsi banget, ditambah barang yang seabrek, tambah penuh d kamar kita, tapi secara badan juga dah cape banget, jadi ga perduli d, yang penting bobo yuuuk….

Sabtu, 2 Juni 2006

pagi2 vi dan Ita bangun duluan, dan kita langsung cuci2 muka + sikat gigi dan bergegas menuju dermaga untuk poto2…scara masih pagi banget, jadi masih sepi…di halaman guesthouse terlihat beberapa rusa yang lagi makan, juga ada beberapa monyet yang dah memporakporandakan sebuah kamar yang dah ditinggalkan penghuninya…rusuh banget d tuh monyet2, mereka berebutan makanan sisa dikamar itu…. J

Ga lama terlihat temen2 lain yang telah berhasil menguasai diri dari kantuknya menyusul kita di dermaga dan ambil bagian dalam aksi poto2,khususnya di tugu yang bertuliskan ‘Taman Nasional Ujung Kulon’ kita poto bergantian sebagai barang bukti bahwa telah menjejakkan kaki di ujung barat pulau Jawa.

Setelah seluruh personil lengkap, kitapun berangkat menuju ‘Karang Copong yang berada di sesi utara pulau Peucang. Perjalanan yang kita lalui seru banget, ada yang ketemu sekeluarga kijang sedang makan, ada yang melihat burung rangkong terbang di atas dengan kepak sayapnya yang besar, pohon2 yang besar2 juga menambah keseruan pemandangan kita sepanjang jalan. Perjalanan menuju karang copong ditempuh sekitar 1 jam jalan santai, secara jalurnya menyenangkan….dataaaar….dan tanpa banyak rintangan… J sesampainya di sisi utara kita langsung disambut debur ombak dan pantai yang indah, pantainya bersih, dengan laut yang bening…duuuh ga tahan d poto2 lagi…di pantai ini juga budi menemukan bangkai lobster yang masih utuh terdampar pasrah di pantai, dan akhirnya jadi object poto bareng….di sisi lain firman dengan bersemangat mengumpulkan cangkang kerang dan umang2 yang banyak berlalu lalang. Kita ga bisa berlama2 di pantai ini, karena tujuan kita adalah ke Karang Copong, jadi dengan sedikit berjalan lagi, maka sampai lah kita dipojogan pulau Peucang yang indaaaah banget, dengan pemandangan sebuah pulau karang kecil di depannya dan terumbu karang beserta ikan2 warnawarni terlihat jelas dari atas.

Beruntung kita sampai di sini masih pagi, sehingga maish sepi, barukita aja dan kita bisa agak berlama2 untuk menyalurkan segala kegilaan dan bakat yaitu poto2 dan di poto, dari segala sisi dan gaya.

Sekitar jam ½ 11 kita kembali menuju dermaga, diperjalanan pulang, lagi2 kita ketemu keluarga kijang
yang sedang makan, jadi kita jalannya agak ngendap2 gtu d, supaya keluarga kijangnya ga terganggu….dan sesampainya di dermaga, dengan ga mampir ke kamar, kita langsung nyerbu pantai indah dan bening banget, dan menceburkan diri ke pantai….waaah sejuk banget, secara sebenernya matahari dah bersinar dengan teriknya, tapi berenang jalan terus….kita seru banget main di pantai, karena pasirnya halus banget dan teduh, sampai2 Ita rela untuk dikubur di pasir dan kitapun bergotongroyong menggali dan mengubur Ita, sampai2 Firman dengan ‘Piktor’nya memanfaatkan keadaan dengan membuat tambahan ‘buah dada’ di atas gundukan pasir yang mengubur Ita…dasar porno… hahahaha
J

Lumayan lama juga kita main di pantai, ada yang nyebur dari atas kapal sampai ber-ulang2, luluran dengan pasir, belajar ngambang di laut, berenang2 hingga tidur2an. Baru setelah kapannya Anin terlihat, kita bergegas untuk bebenah dan bilas secara akan melanjutkan perjalanan lagi niy…

Setelah memastikan kamar kosong dan kembali kita packing barang di kapal, yang selanjutnya di serbu adalah kantor TNUK, beberapa temen ada yang membeli kaos TNUK buat souvernir dan dengan memastikan seluruh pasukan lengkap, kita pun kembali buat poto ‘keluarga besar Kerajaan Piknik’ di depan tulisan TNUK dan di dermaga, daaan…perjalananpun berlanjut.

Tujuan kita kali ini adalah Citelang. Menurut K’ Nana sang Jagawana, wilayah ini merupakan daerah transit badak, jadi di wilayah ini sering ditemukan ‘jejak dan sisa2 badak – baik kotorannya, maupun tempatnya berkubang dll’ jadi marilah kita berdoa semoga tidak bertemu dengan ‘si raksasa’ itu yaaa, tapiii…..ga mungkinlah, secara kita pastinya berisik banget, pasti binatang2 lainpun menyingkir…..

Di kapal kita yang dah kelaparan langsung menyerbu ikan goreng dan sambel yang dah disiapkan lengkap dengan nasi….lapar niy, secara tadi pagi Cuma di ganjal ma mie instan. Dan aktivitas kita di kapal kali ini ya santai2 aja. Tapi siang ini keadaan ombak lebih kencang dibanding kemarin, riak2 ombak sesekali masuk ke kapal, untungnya kali ini pelayaran kita Cuma 1 jam, jadi ga terlalu terasa d….

Setelah melewati tanjung alangalang, kapal agak susah merapat,secara anginnya tidak bersahabat, jadi agak lama d para crew berkoordinasi untuk menambatkan kapal. Dengan mamastikan kapal sudah aman, barulah kita satu peratu turun dari kapal, dengan membawa serta logistik untuk kita bermalam, balajar dari pengalaman kemarin, kali ini kita memastikan bahwa kita menurukan makanan.

Tempat kita bermalam merupakan pos penjagaan, namun sayangnya ga terawat, padahal bangunannya masih bagus banget, jadi kita memilih untuk mendirikan tenda aja. Di dekat pos juga ada sumur yang airnya seger banget, padahal cukup dekat dari pantai, tapi airnya tawar. Di sumur inilah kita membersihkan diri dengan mandi sepuasnya walau tempatnya terbuka J

Sore itu kita diajak keliling oleh K’ Nana, tapi ternyata hutan di wilayah ini masih rapat sekali dan durinya…iiihg mengerikan….kalo kena kulit walau sedikit perihnya terasa banget, kalo kata Aree ‘ ga papa luka dikit jauh dari usus’…tapi dekat di hati kaaan….hiks..sakit tetep aja sakit L.

Melalui jalur yang sulit itu, kita banyak yang ‘saltum’….Firman lengkap dengan sarungnya , Ichy dan Aree dengan sendal jepit (secara sebenernya mereka bawa sepatu), vi dan mala pake celana pendek, dan Ita tetep dengan sendal “jalang’ andalannya…jadi walau kita rada kesiksa tapi tetep gembira pastinya…wekekekeek….

Menjelang sunset kita bersantai di pantai duduk2 menikmati pemandangan, dan secara di tempat ini dapat ‘signal’ maka dengan ‘noraknya’ kita semua langsung menyalakan HP masing2 dan suara2 sms pun bersahutan. Berita yang langsung rame adalah undangan pernikahan ‘Sendy dan Aggra’ yang akan menikah minggu depan,dan dengan semangat kita pun langsung menyusun rencana mo ngado apa yaaa…??

Matahari yang semakin menghilang di barat dan kita pun beranjak ke pos…malam ini ada lagi kesialan kita, yaitu nasi dan lauk pauk ketinggalan dikapal…duuuh ada aja siiy, padahal sewaktu sebelum turun dari kapal dah diingetin, jadilah kita makan bubur kacang ijo dan mie instant serta beberapa cemilan buat ganjelan malam ni… L

Malam di Citelang dengan berjuta nyamuknya membuat kita ga nyaman, ditambah lagi ga ada angin, duuh gerah, padahal kita di pantai…awalnya kita duduk2 dalam 2 kelompok di pos, trus terasa bosan, vi, ita, budi, tejo dan aree pindah ke pantai, kita di pantai, sambil menikmati bulan purnama dan curhatan ita, tentang ‘mantan terbarunya’ yang seru banget ternyata (lirik ita…J) tapi tetep aja kita terganggu banget ma nyamuk2 yang menyerang, duuuh gawats niiy, padahal kita dah pake sarung, celana panjang, baju lengan panjang, kaos kaki, tetep aja ada celah buat nyamuk2 tersebut nganggu kenyamanan kita uuuggghh ngeselin…. L

Malam ini kita lewati dengan penuh kegerahan dan serangan dahs
yat nyamuk2, tapi secara mang badan cape setelah beragam aktifitas kita lewati, sempat juga kita tertidur sambil dengerin curhat dari tenda sebelah yang di huni oleh Ichy, Mala, Wicenk dan firman (ternyata di persinggahan kita di Cipelang ini banyak yang jadi melankolis, all stories ‘bout love, love and love…..so sweet….
J )

Minggu, 3 Juni 2007

Pagi2 buta kita dah kedatangan penyamun…ternyata K’Anin n crew dah berlabuh, dan memulai keributannya dengan ngbangunin kita semua, karena sesuai rencana mo berangkat sepagi mungkin, jadilah kita tergopoh2 bangun dan ngrapiin barang2 bawaan kita untuk segera diangkut, dan sementara beberapa temen menikmati sunrise yang indah banget di pantai.

Sambil nunggu evakuasi lagi2 kita main2 dulu di pantai, vi, aree dan ita main lempar bola, ada yang tetep usaha poto2 ngabisin persediaan batere camera yang dah sekarat, dan setelah semua beres barulah kita naik ke kapal….siap berangkat…yuuuk

Pagi ini kita belum makan dan lapeer banget…ngliat persediaan logistik kita yang masih menyisakan kangkung dan cumi, langsung d tanpa basa basi kita mulai mempersiapkan makan, kali ini mo buat cumi asammanis dan cah kangkung, mmm nyamnyamnyam….

Perjalana pulang kali ini dengan ombak yang cukup bersahabat, jadi lebih menyenangkan, dan di sekitar tanjung lesung kita mampir dulu niy diwarung, dan lagi2 kegembiraan berlanjut, dimulai dengan aree yang berkostum ‘dukun anak’ sampe ita yang dah mulai gosyong…tetep d penuh canda tawa yang riang gembira.

Sisa hari ini dilalui dengan mancing (again…!!!!) dan secara ombaknya cukup tenang jadi kita di kapal ga terlalu bergoyang2..beberapa dari kita semper bobo siang,dan yang lainnya berusaha mancing dan ada juga yang akhirnya menghilangkan jenuh dengan berenang di laut…segernya…..secara lautnya lmyan bening.

Sekitar jam 3 barulah kita kembali menuju Labuan dengan lancar, Cuma tersendat setelah memasuki muara sungai di Labuan, secara ada banyak banget kapal yang diparkir di muara ini dan muara yang lumayan dangkal makin menyulitkan kapal kita untuk mencapai tujuan sandarnya. Setelah melalui usaha dan kerja keras untuk mengatur kapal2 yang sandar dan kapal lainnya yang berpaspasan ma kapal kita sekitar 1 jam selesai juga perjalanan kita diatas kapal, dan kembali kita angkut kembali barang2 kita menuju rumah Anin…fieew….

Sesaat kapal berhasil sandar, vi dan Aree buru2 kabur menuju rumah mama, secara perut dah ga tahan banget mo bongkaran, jadi kita berdua terbirit2 deh lari scara jaraknya lmayan dari tempat sandar kapal, kudu lewat kampung dulu….dan sesampainya di rumah langsung menempatkan diri di tempat yang seharusnya dan berakhir dengan ‘kepuasan’ yang luar biasa (kata orang ‘kalo puas, keramas’….xaxaxaaa….) J

Ga lama rumah mama dah rame dengan kedatangan beberapa temen2 yang nyusul mo mandi dan sambil santai2 masih aja kita membuat keributan di rumah mama…mang dah tabiatnya berisik J dan setelah memastikan semua teman selesai mandi, barulah kita beramai2 kembali menuju rumah K’anin, dan makan malam pun sudah disiapkan, ternyata dalam waktu singkat mama dah nyiapin nasi dan Adnan juga langsung ngbakarin ikan sisaan kita di kapal.

Sekitar jam 9 kita pamitan ma seluruh crew ‘fun fishing’ labuan, secara sebelumnya terasa berat banget mo pulang ke Jakarta, masih mo ngobrol, transfer foto2, lagu2, rebutan lukisannya ‘Aep’ yang keren abiss (secara vi dibuatin 1 lukisan foto ukuran A3, dan mirip banget ma aslinya J makasi ya Aep, secara mang dah mesennya dari jauh2 hari ) dan pas pamit pulang pun masih aja berlama2…salaman satu2 dengan K’anin yang dah punya panggilan ‘khusus’ dari temen2,bahkan Aree manggil dengan sebutan ‘Ayah’ (jadi terharu..hiks…)

Perjalanan pulang kali ini akan melewati kota Pandeglang, Serang dan langsung menuju Toll, ditemani bulan purnama yang indah banget.

Sebelum perjalanan panjang kita isi BBM dulu, dan ternyata oh ternyata…..Mala (‘wanita’ yang paling ‘cool’ diantara kita ) dah ditungguin ma ‘seorang lelaki (siapakah lelaki misterius tersebut….wekekeek) dan dengan tatapan penuh tanya dan lirikan ‘adik’nya, berkangen2an lah Mala dan ‘pria misterius tersebut, yang ternyata ga bisa berlama2 (kasian ya…padahal masih kangen ya..) dan jadilah ‘ada bahan’ hiburan di perjalanan pulang ini…J

Sekitar 4 jam kita tempuh perjalanan Labuan – Jakarta dan sekitar jam ½ 1 malam kita berhasil memasuki Jakarta dan sesuai dengan lokasinya, kita diantar 1 per satu oleh Wicenk menuju rumah, (mari sama2 mengucapkan : Terima kasih Wicenk….)

Fun Fishing telah berakhir, tapi bukan berarti akhir dari perjalanan, karena masih akan ada banyak lagi temapt2 indah yang akan dikunjungi dengan segala keriaan dan kegiatan yang berbeda, mungkin dengan orang yang sama atau orang2 yang berbeda…..Let’s explore our beautiful nature….ayoo jalan-jalan….

Cheers,

-eLVi-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s