kampung adat Ciptarasa – Ciptagelar

Dah lama banged kepengen berkunjung ke Kampung Adat Ciptagelar di Sukabumi, secara banyak temen yang dah pamer poto2 cantik selama disana (jadi iri – mode on). Hingga akhirnya terdengar kabar bahwa WABI akan bikin trip kesana,tepatnya tanggal 24 – 26 januari 2009. daaaan beruntungnya pada tanggal tersebut memang belum ada kegiatan. horreeeee….
sesampainya di meeting point ternyata lg registrasi dan pembagian kaos serta 1 ekseplar info mengenai perjalanan (ada petanya juga, jadi mulai terbayang perjalanan yang akan ditempuh ternyata bukan perjalanan yang mudah, tapi up n down d hill). dan seetelah perkenalan2 singkat dan pelepasan dari panitia, berangkatlah kita meninggalkan jakarta pada pukul 3 sore menuju Pelabuhan Ratu, Sukabumi.
setibanya di Plabuhan Ratu, kita makan malam sejenak dan melanjutkan menuju desa Pangguyangan yang masih sekitar 2 jam perjalanan dari pl ratu…lokasinya kl dari Pl. ratu tepat setelah Hotel Samudra yang terkenal dengan kamar no.13, ada belokan ke kanan (jalannya kecil tapi cukup jelas dan kondisi jalannya lumayan baik) akhirnya setelah melalui 2 jam perjalanan tiba juga kita di depan SD.

Malam itu hujan masih rintik2, shingga sewaktu keluar dari bis kita langsung keluarkan raincoat dan bersiap untuk kembali memulai perjalan dengan trekking di Jalan desa tersebut.
secara hari dah gelap, maka perjalanan yagn sebenarnya jadi tak terlihat, pokoknya dijalni aja tapi kog ternyata jauh dan capeeee…..ternyata malam itu kita harus berjalan 5 km dengan rute naik turun bukit untuk mencapai kampung Ciptarasa. fiiieeewww…lemeezzz.
Teras imah geude lumayan luas, sehingga bisa menampung kita semua. karena kita mendarat jam 1/2 1 malam, jadi rasanya ga enak kalo mengganggu kenyamanan bobo tuan rumah, jadi dengan berat hati harus merelakan bobo malam ini di teras aja, secara dingin (beruntung ada yang berbaik hati untuk meminjamkan sleeping bag sehngga bisa di pake beramerame sebagai selimut) tapi tetep ada kendalanya niy…si gugguk yang beranteeem mulu…dan agak2 over acting karena kedatangan tamu, sempet parno kalo2 tuh ‘anjing’ lompat masuk ke teras dan ‘ngacak’ kenyamanan bobo kita yang sebenernya dah ga nyaman, secara baju basah ma keringet (ga sempet ganti). dan dengan kondisi yang memprihatinkan bobolah kita hingga mentari muncul di cakrawala untuk menyinari dunia
pagi itu seperti biasanya bagi perempuan disibukkan dengan aktifitas kamar mandi, yang ternyata di belakang ada berderet banyak kamarmandi yang bisa digunakan (secara awalnya cuma tau 1 kamar mandi di samping rumah, dan sempet panik karena air dibaknya mulai habis) dan selesai mandi, tetep berusaha untuk berdandan (walaupun sadar di perjalanan nanti semua akan terhapus keringat) dan secara rambutku dah mulai memanjang, supaya ga gerah di perjalanan, dengan sukarela devi bersedia untuk buat kepang dua bagi rambutku hehee….setelah merasa lebih cantik,kita mulai explore kampung Ciptarasa…awalnya b2 ma devi, kita poto di gerbang,samping hingga ke leuit, puas poto2 diluar rumah, kita lanjut poto2 di dalam rumah dan selanjutnya adalah makan pagi yang telah menunggu…dengan menu seadanya kita mengisi perut, mengingat perjalanan akan sangat panjang dan lelah…
selesai makan, panitia mengadakan briefing yang menerangkan mengenai perjalanan menuju kampung Ciptagelar yang ternyata masih 10 km lagi dan akan banyak tanjakannya (musuhku banged tuh)
Baru mulai jalan kita dah dihadang ma siganteng alias tanjakan yang tinggi…tinggi sekali…ngos2anlah kita dan setelah itu ada pemandangan yang cantik menanti kita untuk poto2 (heehe aktifitas satu ini untuk mengalihkan lelah sebenernya) dan pemberhentian kita yang pertama adalah pos Pemandangan.Dari pos pemandangan ini kita bisa melihat batas laut selatan dan berhubung cuacanya agak berawan, jadi kurang terang potonya, tapi tak mengapa, lmayan lama kita beristirahat disini, dan disini kita juga beruntung melihat elang jawa yang melintas di atas kita.
pos selanjutnya adalah ‘lolongokan’ yang merupakan perbatasan masuk dalam Taman nasional Gunung Halimun, dan lagi2 perjalanan menuju pos ini bikin ngos2an.
perjalanan selanjutnya dinominasi oleh nuansa hutan dengan pohon2 tingginya dan mataharipun dah ga tembus lagi,jadi adem (kelewat adem malah). sepanjang jalan kita rame ngobrolin film2 jadul masa kecil kita dengan lagu2nya…perjalanan jadi terasa lebih ringan dan seru, dan ga terasa kita dah sampe di pos.6 untuk isi minum di mata air yang airnya sejuuuk banged.
masih jauh niy perjalanannya, dan baju dah kuyup ma keringet tapi masih harus dilanjutin, mulailah kita berangkat lagi, selanjutnya perjalanan kita isi dengan ngrumpi dan ketawaketiwi hingga kita istirahat lagi di tanjakan ‘oreo’ (kita yang kasi nama karena pas istirahat di tanjakan yang berliku kita makan oreo) hingga tiba di pos cibareno 1 yang disampingnya ada sungai deras yang menggoda…..pos cibareno 1 mang asik banged dan sungainya dengan air yang sejuk menggoda banged untuk berendem, secara kaki dah panas dibawa jalan 4 jam. sesampainya disini bersama nova langsung nyebur ke sungai dan poto dengan segala gaya dimulai….dari gaya putri pesut hingga petapa…dan ternyata si agus beneran ga bisa menahan diri langsung nyebur2 mandi di sungai…senangnya lumayan lama juga kita istirahat disini hampir 1 jam, dan sekitar jam 1/2 4 kita kembali melanjutkan perjalanan yang ternyata masih sekitar 2 jam lagi nanjaaakkk boooo….. fiiieeeww
setelah melalui beragam tanjakan, tibalah kita di suatu tempat terbuka yang memberi pemandangan yang indah banged, terbentang di hadapan mata, sawah2 te
rasering penduduk, pekampungan dengan latar belakang bukit2 dari gunung halimun…kontras banged buat badan yang dah lelah. tapi tak mau ketinggalan momen, kita langsung ancang2 untuk buat dokumentasi bahwa kita dah nyampe niyyy……yuuuukkkksss semangat…perkampungan Ciptagelar kita masuki dan saat ini suasana dah sepi, secara waktu menunjukkan pukul 5 sore. kita disambut oleh seorang bapak yang ternyata fasih berbahasa jepang bersama anaknya yang bernama ‘akira’ original baru datang dari jepang.
seteleh beramah tamah, kita langsung bersiap2 dan membersihkan badan dengan mandi yang airnya sejuuuk banget alias dingiiin..bbrrrr….tapi setelah mandi badan berasa segeer dan ngantuk (gawat ni penyakit..)kita menginap di sebuah rumah yang memang di siapkan untuk tamu, bersebelahan dengan rumah Abah Ugi, buat kita yang perempuan di berikan kamar tidur yang sangat nyaman dengan kasur empuk dan selimut tebal, jadi kita bisa lebih bebas untuk berganti baju dan ngrumpi dalam kamar, sementara para cowo cukup puas dengan ngriung di ruang muka.
malam itu kita disuguhi makan malam dan secara lapar dan cape kita menyantap dengan sukacita, kita diberi kesempatan untuk beramahtamah bersama Abah Ugi (yang menggantikan abah anom yang meninggal 2 tahun lalu) dan Baris Kolot…kesempatan yang luar biasa langka dan ga boleh di sia2kan dan sebelum bertemu Abah Ugi kita kenalan dulu ma Emak alias istrinya abah yang cantik jelita….pada kesempatan ini kita duduk ngriung dihadapan abah ugi dan baris kolot tapi apa daya mata ngantuuug berat,jadi ga konsen ma jalan ceritanya secara bahasa yang digunakan lebih dominan bahasa sunda (ga ngerti niiiy) dan selama ngriung bareng di teras muka rumah abah ugi,kita di kelilingi para guguk penjaga, dan pas lagi ngantuk2nya tiba2 si guguk nongol di samping gw…whaaaaa….kabuuuurrr….kaget banged dan akhirnya gw jadi bahan ketawaan orang2 d (sial…sial) tapi efeknya adalah gw jadi ga ngantuk alias serta merta menjadi segarbugar dan waspada terhadap guguk…Abah Ugi yang masih muda belia itu ternyata sangat ramah terhadap para tamunya. beliau yang baru berusia 23 tahun terlihat bersahaja di apit oleh para baris kolotnya, namun usia mang ga bisa bohong, secara sesekali keluar juga kelakuan konyol dan bahasa2 yang lucu dari beliau. percakapan kita berjalan dengan seru, tapi secara badan mang dah cape dan ngantuk berat, kita harus mengakiri ramah taman ini dan selanjutnya adalah bobo…zzzzz
pagi hari ini bdan terasa lebih segar, karena tempat tidur yang nyaman dan tidur yang cukup…tema rumpi pagi ini mengenai abah ugi dan kelakuan konyolnya dan secara sarapan dah menunggu dengan tanpa basabasi terlalu lama, kita langsung bersantap…karena pagi ini kita akan explore kampung Ciptagelar.
kampung Ciptagelar cukup luas…area tempat Imah Gede berhalaman luas sebgai tempat penyelenggaraan seren taun dan upacara adat lainny. terdapat Leuit Jimat di sampingnya dan balai sosial untuk tempat berkumpul masyarakat, di sini juga ada radio masyarakat yang merupakan ajang silaturahmi masyarakat, dan serunya signal telkomsel ga putus…uhuuyyyypuas poto2 keliling kampung,kita kembali ke imah geude, dan ternyata kita dikunjungi kang yoyo…dirinya bercerita mengenai hal2 kehidupan di CIptagelar, mengenai kang yoyo ini bisa di browse di MP dg id yoyoyogasmana, dirinya ini ternyata menekuni debus dan ternyata adalah bukan asli dari ciptagelar dan telah melanglangbuana untuk performing debus. darinya kita dijelaskan mengenai makna gelang, yaitu yang berasal dari akar bahar yang berasal dari dasar laut dan gelang jalin yang terbuat dari sulur pohon merambat yang banyak digunakan oleh warga ciptagelar, pada kesempatan ini juga kang yoyo berhasil berpromosi dagangan gelang tersebut, dan kita semua dengan sukacita membeli dengan iming2 dipakaikan langsung oleh kang yoyo…hahahaa….

selain itu juga kang yoyo menjelaskan manfaat ikat kepala yang biasa dipakai pria di CIptagelar, dan temen2 yang cowo khususnya langsung pada praktek bikin ikat kepala…..sesi bersama kang yoyo ini sepertinya ga abis2, secara orangnya enak dipandang, gaya berbicaranya juga menyenangkan…kalo ga inget hari dah siang dan perjalanan masih sangat jauh, kita pasti rela untuk berlamalama lagi…sebelum perjalanan pulang kita dibuatkan sangu nasi liwet oleh emak ndes/alit, lumayan niy buat makan siang kita nanti, secara pasti akan sangat lapar bukan kepalang.
perjalanan pulang berlangsung lebih cepat, karena mayoritas turunan, tapi yang bikin cemas adalah hujan halimun yang turun siang itu membuat jalanan batu menjadi lebih licin, dan kita jadi harus jalan lebih hati2. kita tiba kembali di kampung ciptarasa sekitar jam 2 siang, dan makan siang pun digelar dengan bancakan alias makan rame2 beralaskan daun pisang…seruuu banged, ada yang berebutan tahu,ikan, bahkan nasi hehee…

1 jam istirahat di ciptarasa ditutup dengan pengundian doorprize, dan sebenernya gw ga perduli, secara ga pernah menang doorprize…tapi kali ini luar biasa, karena yang keluar adalah no. urut pendaftaran gw, yaitu no. 3….yiippppieeee…..giiileeeee. gw dapat doorprize
dari ciptarasa kita masih harus berjalan 5 kilometer lagi, dan itu memakan waktu 1,5 jam dan suasananya lebih banyak kampung, tapi perjalanan ini ternyata ditutup dengan tanjakan yang bikin ngosngosan sebelum kita mencapai tempat kumpul di desa pangguyangan…fiiieeww..
tempat berkumpul ini adalah rumah penduduk, dan kita bisa beristirahat untuk ganti baju (secara baju dah lepek basah karena keringet) untuk pulang,dan yang paling menggoda adalah ‘teh botol dingiin’…..jeeesss glekglekglek…..enaaakkk….
selesai berberes2 kita menuju bis, mencari posisi enak buat tidur (perjalanan ke Jakarta masih panjang niy, sekitar 4 – 5 jam) dan kita berangkat pas maghrib.
makasi buat oicc untuk penyelenggaraan WABI ciptagelar yang seru…kapan2 ikut lagi yaaa

9 pemikiran pada “kampung adat Ciptarasa – Ciptagelar

  1. bandanaku said: penyiksaan bagi teliga kita mendengarkan keluhkesar si supir sial itu….(marah ni gw…..aaarrrgg)_

    bener banget vi… udah gitu ugal-ugalan banget bawa bus nya , beraasa banget deh gw duduk dibelakang , udah laper,dingin ehh jadi mabok beneran :((

  2. seru banget vy perjalanannya. jadi pengen ke sana juga. sapa n kapan lagi ya ada yang ngadain trip beginian ?btw, jadi kurus nggak vy ? secara jalannya nanjak mulu dan elvy sempat diudag gukguk ? hehe

  3. bloodymarry said: tripnya diskon 170 rb tapi ‘bonus’ tanjakannya

    nasiiib…..secara biasa ketemu ‘tanjakan di shelter busway’ doank jadi kesiksa pas nemu tanjakan beneran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s