wet…wet…wet…trip to CIAMIS with WABI

Wet…wet….wet…trip..with WABI

Full of fun, beautiful places, lots of joy…..

Berlayar menuju Green Canyon, Bermain di Pantai Batu HIu, Menjala ikan bersama nelayanbojong salawe , susur pantai batu karas, cibangcibung dan loncat indah di goa Citumang.

Perjalanan yang dinantikan dan nyaris ga bisa ikut, dan didetik2 terakhir setelah mendapat kepastian dari semua pihak bahwa kerjaannya di cancel, maka bergabunglah diriku pada trip WABI kali ini yang dah kebayang pastinya bakalan seru n menyenangkan.

Jumat, 27 Maret 2009

Duuuh..hari ini ribet banged, kudu warawiri nyelesain kerjaan, n salah scenario yang mengakibatkan telat nyampe di kali bata, beruntung peserta dan panitianya baik hati, masih mo menunggu, secara baru mendarat di kali bata jam 21.15. tapi ternyata bukan hanya diriku yang terlambat, masih adalagi yang lebih parah (catat ya itu…paling parah….) dan setelah semua berkumpul bis mulai bergerak jam 21.45…

Perjalanan kali ini adalah kali ke-2 diriku join perjalanan bersama WABI, yang sebelumnya adalah trip ke Cipta Gelar, dan karena saat itu memberikan kesan yang sangat dalam (ceileee….sumur ya dalam) maka pas WABI bikin trip lagi, dengan serta merta langsung kepengen ngikut.

Dan secara ini adalah trip ke-2, jadi dah kenal beberapa pesertanya,khususnya peserta yang waktu trip di CIpta Gelar (Devi, Evi, Agus, Nana) dan panitia WABI. Ada juga teman di batmus yang ikut (Ulung dan Juli) serta gw juga ngajak riana untuk join. Jadilah trip kali ini ga kaku2 amat.

Selama perjalanan dah menyiapkan diri untuk tidur, jadi pas mobil bergerak dan panitia menyampaikan sambutannya serta membagikan snack, yang pertama direquest adalah ‘antimo’ yang mujarab sebagai obat tidur….dan hasilnya adalah….mata merem sepanjang perjalanan n sakau ga bisa di buka sampai matahari menyapa pagi….

Sabtu, 28 Maret 2009

Pagi ini kita mendarat di Parigi, dan tujuan pertama adalah rumah bapak Agus WK, yang merupakan ‘bapak angkat Bang Zae’ dan rumahnya menyenangkan sekali…ada bale di halaman belakang yang luas,

Sementara beberapa teman langsung mandi, gw siy nyari teh anged dulu…dan ternyata ada bonus pisang mas juga, jadi enak niy….dan sambil nunggu sarapan digelar kita ngobrol2 dan kenalan dulu.

Sarapan pagi kali ini adalah lontong sayur….enaaakkk…pake suir2an ayam, orek tempe, kerupuk. Dan kitapun sarapan dengan kalapnya. Dan selesai sarapan baru d, bergegas mandi secara dah mulai reda antrian kamar mandinya.

Sebelum kita diberangkatkan menuju tempat tujuan pertama, panitia mengumpulkan peserta untuk berkenalan dengan panitia pendukung dari CIamis dan tuan rumah P’Agus. Dan para peserta mengenalkan dirinya masing2, karena banyak juga yang gw blm kenal niy, secara jumlah pesertanya 32 orang + panitia…jadiii rameee….tambah temen baru lagi yah.

Tujuan pertama di hari ini adalah ‘Green Canyon’ dan secara akan berbasahbasahan, jadi kita persiapan dengan kostum ‘basahan’ dan kita terpaksa kembali berganti baju di atas bis (pastinya peserta lain sebel d nunggu kita ganti baju..hehehe)

Dan sebelum kita berangkat masuk, panitia membagi kita dalam 6 kelompok yang masing2 beranggotakan 5 orang peserta + 1 panitia. Diriku bergabung dalam kelompok rusuh banged yaitu kelompk 6 yang beranggotakan diriku, riana, sekli, kakek Aguuusss…dan japro + lady. Belum apa2 aja kita langsung riuh bergerombol.

Secara kita kelompok 6 yang berarti kita adalah kelompok terakhir yang kebagian perahu, tapi tak apa, yang penting senang…dan sambil nunggu giliran naik perahu, kita poto2 dulu boleh donk ya…yuk mariii..

Perjalanan diatas perahu ternyata asik banged, pemandangan cantik dan yang ga bisa ditahan adalah hasrat untuk poto2, khususnya di bagian depan kapal dengan beberapa adegan (maaf kalo membuat mual beberapa teman seperahu akibat tingkah kita yang menggila)…hehehee….dan sepanjang perjalanan di perahu itu, gw duduk di bagain muka, sip banged d pokoknya…

Dan tibalah kita di dalam gua yang di kenal dengan sebutan ‘Green Canyon’…wwhhhhheeeewwww cantiiikkk….dan secara banyak banged perahu yang tambat, kita kebagian parkir di bagian belakang, dan saat turun harus melawati beberapa perahu.

Segera setalah menjejakkan kaki…beneran ga bisa menahan diri…pengen berenang, tapi mash di tahan ma panitia, padahal dah napsu beraat…maksudnya panitia siy bener, biar pada safety, jadi dibuatkan tali pengaman, dan kita bisa melintas dengan berpegang pada tali tersebut…tapi ya dasar bandel, sewaktu ada yang provokator (siapa niy….kayanya unggul tuh yang provoke) buat berenang langsung d nyebuurrr….dan ternyata berenang melawan arus tuh berat banged, extra tenaga…tapi asik…dan pas asik berenang ternyata riana ga kuat nglawan arusnya, jadi dia stuck ga bergerak, terpaksa d balik lagi untuk back up dia menuju batu terdekat, dan selanjutnya berenang dengan riana mbonceng…duuuhhh beeraaatt….nglawan arus + narik riana

Pas lagi semangat menuju tengah…tiba2 panitia dah manggil2 disuruh balik..aaarrgghh tiiiddaakkk maauuu….tetep usaha mencapai batu yang unggul dah nyampe duluan..tapi semua dah berteriak sekuat tenaga manggil kita untuk balik..jadi yaaah..terpaksa d balik..(sebelsebelsebel) dan berenang kembali lebih menyenangkan karena tinggal mengikuti arus, dan seru banged pas nglewati celahan batu yang arus nya kenceng banged…unggul kehilangan kacamatanya disini..sian ya…dan kita pun kembali berkumpul dengan teman2 lainnya menuju perahu masing2…

Nah pas kembali di perahu ini, ternyata lady dan sekli dah duluan n membawa serta pelampungnya, jadilah sepanjang perjalanan pulang si bapak pemilik perahu nanyain denga bawelnya tentang pelampungnya mulu, trus tiba2 dia minta duit sewa pelampung @ Rp. 5.000 waduuuhh…ni kayanya aji mumpungan banged, n kita di jebak, tapi kita tetep bersikeukeuh untuk ga bayar, dengan berdalih bahwa kita berombongan, jadi segala claim di kembalikan kepada panitia. Dan sesampainya kita di gerbang pas kita turun dari perahu, kita di terror terus ma pemilik perahu untuk pertanggung jawaban 1 pelampungnya yang raib..duuh ngeselin bangeeeddd..gw, riana n japro jadi bingung, secara panitianya dah pada raib…huuuhhh….akirnya kita kabur aja, tapi jadi nyebeliiinnn bangeeedd….

Dan secara baju basah, jadi ganti baju dulu bareng ma agus ke toilet (heheehe…pasti penasaran ma kita yaaa) dan secara next trip adalah pantai..maka kostum selanjutnya adalah kostum pantai, yaitu…rok pendek bali n kaos….siiip daaah…ready to the beach…lets goo

Pantai Batu hiu ternyata ga terlalu jauh dari Green canyon, skitar 20 menit ajah…dan sampailah kita ke pantai yang bersih banged dengan pemandangan yang cantik…duuh langsung aja tanpa basabasi main2 di pantai dan poto2 dengan sejuta gaya…secara pantainya cantik, jadi sepertinya ga ada abisnya untuk berpoto2…

Dan tibalah saat makan siang…horeee…secara dah lapar banged. Makan siang kita digelar seperti piknik, pake tikar, dibawah pohon rindang, makannya ngriung rame2. Menu siang ini enak, jadi semangat makannya sampai habis…dan setelah makan, kita santai2..ngobrol2, dan panitia pun mengumpulkan kita kembali untuk bercerita-cerita mengenai hikayat batu hiu serta mitos2 yang berkembang. Dilanjutkan dengan sesi poto2 dan tiba2 kita di tantang untuk mengikuti permainan yang dah di rancang oleh pantia.

Secara kita bergabung dalam kelompok gila dan cerdas..hehehe…pas di tantang untuk tanding, langsung jiwa patriotism bernuansa 17 agustusan meledak2 (secara menurut pengakuan agus, dirinya juara bertahan tanpa tanding di RT). Ada 2 permainan yang harus kita lakukan secara berkelompok, dan ini memerlukan kekompakan tim (ceilee)…di permainan pertama kita harus berjalan dengan menggunakan 3 pijakan karton untuk berpindah tempat, dan secara kita kelompok terakhir, jadi kita punya kesempatan untuk mengatur strategi, dan hasilnya adalah….saking kompak dan semangatnya, saat kelompk lain masih berlatih, kita dah semangat lomba (duuuh..plis yaaa..diperhatikan aba2nya,jangan sibuk sendiri…) tapi..tetep saking semangatnya kita mencatat waktu tercepat…horeee…tanpa tanding d. permainan selanjutnya adalah memasukkan paku ke botol secara berjamaah alias, satu paku di hubungkan dengan 3 tali = 3 orang, dan ternyata oh ternyata permainan ini adalah permainan andalannya agus, jadilah kita kembali berstrategi, dan hasilnya….ditantang oleh semua kelompok dan kita menaaanggg….horrreeeee….luar biasa….kita pun kegirangan, dan waktu nagih hadiah lomba, panitia nya kog ngeles mulu yaaah…aaahhh..kecewa berat niy…

Puas bersenang2 di batu hiu, kita melanjutka perjalanan ke pantai Bojong Salawe untuk mencoba menjala ikan bersama nelayan setempat. Pantai di sini walaupun pantai nelayan, tapi bersiih bangeed. Disini kita berkenalan dengan para nelayan yang akan beraktifitas bareng (sebenernya siy ini kegiatan hariannya mereka, kita Cuma ngrecokin aja) sebelumnya kita di perkenalkan dulu alat2 yang akan digunakan, jenis dan panjang jala, dll…dan selanjutnya adalah menurunkan perahu ke pantai, dan kita gotongroyong untuk bantu mendorong perahu,,,seruuu banged…

Sesampainya di pantai, kiita harus merapikan jala untuk di masukkan kedalam perahu…agak lama juga merapikannya,karena jalanya panjang sekali. Dan setelah selesai dengan merapikan jala, maka kitapun kembali bergotongroyong mendorong perahu menuju laut..satuu….duaa..tigaaa…doroong…

Sementara menunggu perahu melepaskan jala di laut, kita disuguhkan dengan kelapa muda…. sweegeeer, luar biasa niy service-nya, jadi enak…dan tak berapa lama,perahu pun kembali dan kita mulai bersama-sama menarik tali yang dihubungkan dengan jala di laut.

Awalnya semua semangat dan girang bersama2 menarik jala, secara masih ringan juga, lama kelamaan, saat terasa makin berat peserta tarik jala pun mengendur, disisi yang gw bergabung hanya tersisa para wanita perkasa yang ga putus bersama bapak nelayan menarik jala, yaitu gw, Julie, sekli, mb’ keke, 2 bocah hebat – Rachel n raka-yang lainnya terlihat poto2 n ngriung aja…tapi walaupun tangan sakit dan makin lama makin berat, saat ujung jala mulai terlihat, beberapa teman kembali bersemangat untuk membantu, bahkan saat jalanya berhasil di tarik, beberapa teman malah sibuk poto2 dg gaya menarik jala….hehee.

Namun, saat jalanya mulai terangkat, tangan mulai terasa perih dan gatal…adduuuhh….awalnya dikira Cuma sendiri merasa gitu, tapi sekli juga merasa hal yang sama, dan beruntung si bapak ada yang lihat kita dan beliau menyarankan dan mengajarkan untuk menggosok tangan yang gatal dengan pasir kering, dan terus diulang sampai gatalnya hilang…..waah manjur juga niy, gatalnya mulai hilang, tapi di beberapa bagian muncul bentol2 merah…waaduuuhhh….

Jala terangkat dan ikannya pun dipanen, tapi…ada sesuatu yang aneh juga didalamnya selain ikan, apa yaa…ternyata ada banyak ubur-ubur (jelly fish) yang gede2 dan berwarna putih bening…jadi ini yang bikin tangan kita gatal. Selain itu ada juga beberapa jenis ikan yang langsung dikubur oleh para nelayan, ga ngerti juga kenapa. Dan hasil tangkapan kita ga terlalu banyak, se-tong, dan itupun harus dibagi2 sesama nelayan. Jadi kebayang kerjakeras yang harus dilakukan oleh para nelayan tersebut setiap harinya…

Trip hari ini selesai disini, dan selanjutnya kita menuju penginapan di batu karas. Perjalanan menuju batu karas disuguhi indahnya sunset…jadi indah banged warna orange langit…

Sesampainya di penginapan, ternyata panitia belum membagi kelompok kamar, sehingga peserta terbengkalai dimana2, ada yang di lobby, di pelataran kamar, dang w ma riana pun terbengongbengong di lobby,sambil nunggu pembagian kamar, sampai akhirnya lady n sekli ngajak kita skamar bareng. Di kamar kita mulai berberes, pesiapan mandi. Karena sekli dan lady masuk duluan,jadi mereka mandi duluan, dan saat itu kita ditawari untuk pindah kamar, dan kita siy nurut aja, secara kita kan peserta yang baik…hehehehe..jadilah akhirnya kita sekamar dengan astri, dina dan mb’ sofi

Sambil nunggu antrian mandi, ternyata makan malam sudah sampai, jadi kita makan malam dl aja, lmayan hehehee….selesai makan, kita mulai bergiliran mandi, dan sementara riana mandi, gw ngobr
ol2 ma dina n astri.

Malam itu masih ada acara yang harus diikuti, yaitu ngobrol bareng, jadi kita kembali berkumpul bersama semua peserta dan panitia. Disini m’budhi menjelaskan perihal WABI dan masih ada P’Agus yang datang untuk bercerita bersama kita malam ni. Secara malam ni sebenernya badan dah cape bangeed dan ngantuk, tapi harus tetep nimbrung. Pasrah d pokoknya. Akhir dari hari ini adalah makan ikan bakar, taritip bersama…nyamnyamnyam

MInggu, 29 Maret 2009

Duuuuh…pagi ni males banged bangun, padahal ada jadwal untuk liat sunrise di pantai, tapi ga bisa melawan mata yang ngantug berat…zzzzz….

Baru berhasil melawan mata yang ngantuk berat dan keluar kamar jam ½ 7, dan langsung menuju pantai…ternyata pantainya cantik dan bersih. Dan ada Evi dan Devi di pantai dan secara ternyata pantainya cantik. Langsung balik ke kamar untuk ambil kamera, mo hunting foto pagi2 sekalian jalan2 menyusuri pantai. Pas balik ke kamar ternyata riana dah bangun juga, jadi kita berdua jalan2 menyisiri pantai dan berfoto-foto, sempat juga mampir di beberapa penginapan lainnya untuk liat2 dan tanya2 (sapa tau ada kemungkinan untuk mampir lagi di lain waktu). Dan tibalah kita di penghujung jalan berupa tebing tinggi dan terdapat sebongkah batu di pantai, yang ternyata itulah yang disebut ‘Batu Karas’ (ga sempat mencari tahu apakah arti dari Batu Karas tersebut).

Sekembalinya kita ke penginapan, bertemu dengan beberapa teman2 yang lagi ‘ngopi di warung sebelah penginapan dan jadilah kita nimbrung untuk ngrumpi pagi sambil ngemil beberapa penganan yamg dijajakan si ibu warung.

Tapi gw n riana ga berlama-lama juga di warung, secara kita belum exploresisi pantai lainnya,jadilah kita kembali berjalan2, menikmati pemandangan lainnya, pasir yang lembut, ombak2 dan menemukan surfer ganteng yang beberapa kali berpas2an ma kita (hahaha…). Karena waktu telah menunjukkan pukul 9, kita harus segera kembali ke penginapan, membereskan barang bawaan kita, dan bersiap kembali ke bis, untuk berangkat menuju rumah Pak Agus yang telah menyediakan sarapan pagi buat kita semua.

Kembali ke rumah pak agus, dah terasa di rumah sendiri, beberapa teman langsung nonton tipi dan cari dragon ball untuk nonton bersama, ada yang langsung ke bale2 blakang, ngrumpi dan karena sarapan pagi juga dah tersedia, kita juga langsung menyantap sarapan pagi kita.

Hari ini kita hanya akan mengunjungi satu tempat tujuan, yang merupakan tujuan terakhir, yaitu CItumang. Perjalanan menuju CItumang ini seru banged. Setelah berjalan selama20 menit, kita harus mengganti transportasi kita yang nyaman dan ber-AC sejuk dengan truk terbuka dan dah pasti panas. Perubahan transportasi ini disebabkan jalan menuju Citumang adalah jalan desa, yang berarti jalannya kecil dan tidak terlalu mulus, sehingga tidak memungkinkan bagi bis besar untuk melalui jalan tersebut. Dan secara acara kita disini adalah akan berenang dan berendam, jadi kembali beberapa kita harus berganti baju. Setelah siap dengan bekal baju ganti, dan penumpang truk pun penuh, maka perjalanan yang menggembirakan ini pun dimulai.

Perjalanan yang menggunakan truk terbuka ini sekitar 20 menit…panas2an, tapi disuguhi pemandangan indah dari sawah2 dan kampung2 serta keunikan lainnya, nenek penjaga portal, anak2 yang bermain di halaman. Dan lain sebagaimana….dan tingkah teman2 diatas truk pun seru banged, ada yang mengembangkan payung untuk menahan panas sinar matahari, ada yang bersungut2 sebel, ada juga yang gembira….bener2 campur aduk dan seru.

Tak terasa perjalanan seru di atas truk berakhir di sebuah lapangan, dan kita diarahkan untuk menuju sebuah jembatan yang merupakan pintu masuk menuju Citumang. Dari pintu masuk ini kita kembali harus berjalan kaki sekitar 20 menit, menelusuri jalan setapak, dan akhirnya tibalah kita di sisi sebuah sungai yang terlihat sangat teduh dengan aliran air yang menyejukkan..dduuuh jadi ga sabar mo nyebur n berendam. Tapi kita masih aja belum berhenti berjalan,hingga sampailah di muka sebuah goa yang merupakan sumber dari sungai yang mengalir tadi…

Waaahh…beneran niy, tempatnya seru banged, serta merta gw ma riana, langsung ambil ancang2 untuk nyebur… awalnya siy kita Cuma berendam2 di muka goa, belum berani masuk ke dalam, karena masih ada segerombolan orang lainnya disana, dan makin lama teman2 yang bergabung untuk berenang pun semakin banyak, dan mulailah kita berani untuk berenang lebih masuk ke dalam mulut goa. Disini kita menemukan segerombolan anak2 yang dengan riang gembiranya ‘free fall’ dari dahan pohon yang menjalar di atas goa…waahh seru banged tuh, pengen banged nyoba, tapi ga da teman yang mo nyoba kegilaan ini, jadi ya selama berada di sini, kita lebih banyak berenang kesanakemari di dalam goa (karena adem ga kena sinar matahari…hehehe) sampai akhirnya b’zae memberanikan diri untk ‘free fall’ dari dahan pohon tersebut, dan secara gw rabun niy, jadi Cuma berani untuk memanjat di sisi samping goa dan ikut loncat juga…whheee….seruu….asik banged…

Skitar jam 1-an kita akhirnya di tarik pulang oleh panitia…padahal mash betah untk bermain2 disini, tp kita harus pulang ke Jakarta dan perjalanan pulang pun masih jauh (9 jam) jadi harus merelakan kegembiraan d, dan berbasah2an kita menuju pintu gerbang Citumang, karena di sana ada toilet umum yang bisa digunakan untuk berganti baju kering.

Sesampainya di gerbang ternyata kita masih harus ngatri niy, dan sambil ngatri kita minum the botol dingin dulu…asiiik….sekitar 30 menit kemudian, akhirnya tibalah giliran kita untuk ganti baju,dan secara gantinya bareng riana sambil ganti baju masih aja sempat untuk ngrumpi (heheh ke-gab ma riska niy). Ketika selesai ganti baju ternyata rombongan pertama dah melaju, jadilah kita bergabung dalam rombongan kedua untuk diantar truk menuju bis.

Perjalanan menuju bis juga seru, masih aja ketawa2 dan masih menikmati pemandangan indah dan keunikan sepanjang perjalanan.

Pas kita tiba di bis, beberpa teman terlihat asik makan siang (makan terakhir yang disediakan panitia ni) dan kita pun packing barang bawaan kita, dan bergabung bersama beberapa teman yang ternyata ada yang lagi ngbakso juga, sepertinya enak tuh, jadilah kita ngriung dan bergabung makan bakso bersama. Ada keseruan waktu kita ngrumpi, ternyata ada yang punya pengalaman buruk (lirik astri) kut trip dengan sebuah komunitas yang dah kondang buat perjalanan di dalam dan keluar kota, dan secara gw juga aktif di komunitas tersebt, jadi nyambung banged tuh ngobrol nya.

Jam ½ 3 kita di panggil dan di berangkatkan pulang menuju Jakarta, Perjalanan pulang ternyata diguyur hujan yang lumayan deres, dan beberpa kita menderita masuk angin berat, bahkan ada yang m*n**h. sewaktu menemukan SPBU, bis pun member kesempatan untuk kita menenangkan diri, secara sepertinya kondisi teman2 banyak yang ngdrop (kegirangan main siy, jadi lupa diri bahwa perjalanan mash jauh). Saat perjalanan harus dilanjutkan, gw pindah duduk ni, biar bisa ngobrol ma temen2 yang duduk dibelakang yang sepertinya rame ngrumpi. Dan gw pun bergabung, ikutan ngobrol dan ga terasa sekitar maghrib kita kembali mampir di sebuah rmah makan (mungkin ini di sekitar tasik ya…). Secara kita ga dijatahin makan malam oleh panitia, jadi di tempat ini kita berkesempatan untk makan malam.

Perjalanan pulang ternyata tidak selancar yang diharapkan, banyak macet khususnya di daerah nagreg, dan setibanya di depan pintu tol padalenyi Noa dan B’Zae turun karena mereka mo ke Bandung. Sempat ada keributan ma peserta yang duduk di sebelah kursi kita (Shuni dan Rita) yang mo turun di padalarang. Mereka berdua terlihat resah banged dan menggerutu terus,karena ternyata masuk tolnya dah kmalaman, dan berkali2 menelpon pihak hotel untuk dijemput. Selama di tol, dirinya minta supaya diturunkan di padalarang kepada supir bis, dan ternyata awalnya supirnya tidak mau keluar, jadilah dia tambah menjadi2 menggerutu sendiri, dan kebetulan tidak ada pihak panitia yang melayani mereka. Ketika hampir sampai di pintu tol padalarang, supir bis ga mungkin menurunkan keduanya di jalan tol, akhirnya dengan berat hati, bis pun keluar di padalarang, dan tak jauh dari sanapun Shuni dan temannya turun. Beruntung tak jauh dari sana ada gerbang perumahan yang cukup luas untuk bis memutar balik (dan karena dah malam, jalan dah sepi juga. Kalo siang dan jalanan rame pasti ga bisa mutar) setelah keduanya turun, jadi agak damai perjalanan menuju Jakarta, jadi bisa lanjut tiduurr..zzz…

Kita mendarat di TMP Kalibata sekitar jam ½ 12 malam,dan setelah mengeluarkan segela penghuni dan bawaannya, Acara penutupan pun di gelar…di awali dengan beberpa patah kata terimakash dari panitia, dan ternyata mash ada doorprize yang tersisa, dan beruntungnya gw dapat…hooreee…ini yang ke-dua, waktu ke CiptaGelar juga dapat doorprize, hehehe…. Dan yang paling dinantikan pun ‘Hadiah PIntu Utama’ dibacakan…beberapa no. telah disebutkan, tapi ternyata yang bersangkutan dah turun duluan jadi dibatalkan…dan kebetulan lagi taruhan ma agus, bahwa yang menang harus bayarin ongkos taksi..jadi berdoalah kita, dan…ternyata…pemenang ‘HADIAH PINTU UTAMA’ adalah AAAGGGUUUSSS…HOREEEE, dibayarin ongkos taksi…horeeee agus menang…ini berarti bahwa kita satu kelompok (gw, riana, sekli, japro, dan agus) menang doorprize semua..horeee…horeee…

Acara ditutup dengan doa bersama dan bersalamsalam berkeliling (seperti lebaran aja niy…hehehe) dan berakhirlah sudah trip seru bersama WABI kali ini….

Pengalaman luar biasa, teman baru, tempat baru dan poto2 baru yang harus segera di upload..hahaa

-vi-

Iklan

2 pemikiran pada “wet…wet…wet…trip to CIAMIS with WABI

  1. bandanaku said: terdapat sebongkah batu di pantai, yang ternyata itulah yang disebut ‘Batu Karas’ (ga sempat mencari tahu apakah arti dari Batu Karas tersebut).

    kalau nggak salah, asal katanya adalah karst, artinya batu kapur…. gue sempat dengar kata ini dari teman yg biasa caving 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s