naik kereta joglosemar – alternative kendaraan umum Semarang, Solo, Jogja

Akhirnya berhasil juga nyobain naik kereta api Joglosemar – Jogja Solo Semarang, semenjak di luncurkan 1 Maret lalu, dah kepengen banget nyoba naik kereta satu ini. Pernah mo nyoba brangkat dari Semarang naik Kereta, tapi ternyata kita salah jadwal, sehingga batal. Makanya waktu kali ini berkesempatan lagi berkunjung ke jogja, di niatin banget untuk mencoba naik kereta komuter di jalur Jogja – Solo – Semarang.
KRDI Joglosemar (Kereta Rel Diesel Indonesia Jogja Solo Semarang) ini menggunakan kereta Banyubiru, yang dulunya melayani Semarang – Solo – Sragen, tapi karena penumpang yang minum, sehingga pihak DAOP 1V KA memindahkan jalurnya menjadi Semarang – Solo – Jogja.
Tarif untuk naik kereta ini dari Jogja Rp. 24.000, dan dari Semarang Rp. 26.000. Jadwalnya untuk keberangkatan dari Semarang stasiun Poncol dan Tawang Jam 04.50 dan jam 12.50 dan keberangkatan dari Jogja melalui stasiun Tugu atau Lempuyangan jam 08.40 dan jam 16.40.
Kita naik dari Jogja jam 16.40. untuk kedatangan kereta cukup on time, tapi keberangkatannya masih menunggu sekitar 10 – 15 menit silang dan persiapan. Karena ini pertama kalinya kita naik kereta Joglosemar, jadi sangat norak sekali. Kereta cantik bersih berwarna kuning orange ini walau non-ac tapi cukup adem, mungkin karena kita berangkat sudah sore menjelang malam, ga tau d gimana kalo naiknya siang hari bolong, apakah akan panas kering kerontang atau tetep adem. Dan saking noraknya kita mo naik kereta Joglosemar ini, baru aja melihat kereta datang, dah langsung siap dengan kamera di tangan, poto2 dimulai. Sesaat menjejakkan kaki di atas kereta, kita dapat posisi duduk yang enak dan karena sedikitnya penumpang, kitapun bisa berlega-lega…heheheheeee…..
Dengan posisi bangku yang menempel pada dinding kereta, membuat ruang gerak cukup lapang, dan kitapun bebas hilir mudik kesana kemari (seperti KRL Jabotabek). Menjelang keberangkatan kereta, vi sempat melongok ke ruang masinis yang masih terbuka dan kosong, jadi bisa liat seperti apakah ruang masinis yang mengemudikan kereta yang akan kita tumpangi ini.
Sambil menunggu kereta berangkat, kita berfoto sanasini, apa aja yang terlihat menarik langsung di poto dan tak lupa pula kita berpose sana sini.
Akhirnya kereta pun berangkat, tak lupa kita melambaikan tangan untuk da-da ke orang2 di stasiun (padahal ga ada yang kenal, tapi sepertinya ga afdol aja kalo naik kereta ga ada yagn di ‘da-da’, jadi biar seru2 an lah). Kereta mulai bergerak ke arah utara. Kereta Joglosemar ini berhenti di beberapa stasiun yang di lalui sepanjang jalur ini, diantaranya adalah Stasiun Lempuyangan, stasiun Klaten, Stasiun Wonogiri, Stasiun Solo balapan, Stasiun Salem, Stasiun Kedung Jati, hingga Stasiun Tawang dan berakhir di Stasiun Poncol Semarang.
Pada awal perjalanan yang menyisakan sore, kita masih semangat untuk poto2 dan menikmati pemandangan di sepanjang jalur kereta yang menyuguhkan pemandangan gunung merapi di kiri serta sawah-sawah yang terbentang. Tapi saat malam menjelang, pemandangan pun menjadi gelap gulita, kitapun bosan, dan akhirnya memilih bobo aja. Karena dah biasa di KRL jabotabek, jadi kalo bobo tetep dengan posisi duduk, tapi karena lowongnya kursi penumpang, jadi beberapa penumpang terlihat dengan santainya nyelonjor bobo, berbantal tas atau jaket. Waaah nikmat sekali bisa naik kereta sambil bobo seperti itu.
Enaknya naik KRDI Joglosemar, ga ada pedagang asongan yang diijinkan naik kedalam, sehingga kita merasa lebih nyaman dan aman,petugas security juga terlihat rajin bolakbalik. Karena ga ada pedagang yang boleh masuk, saat berenti di beberapa stasiun, di tiap pintu dah dirubung pedagang yang menjerit-jerit menjajajakan dagangannya. Ada juga beberapa pedagang bandel yang nekat naik, tapi segera turun begitu kereta siap berangkat. Karena ga ada pedagang asongan, sehingga pihak kereta menyediakan pedagan snack yang menjajakan makanan kecil, minuman segar serta mie instan sebagai pengganjal saat lapar, jadi seperti naik pesawat AirA**a niy, tapi bedanya yang menjajakannya bukan mba’2 pramugari cantik yang menyegarkan mata…heheheee….
Waktu tempuh KDRI Joglosemar sekitar 3,5 jam hampir sama dengan naik bus. Tapi enaknya ga ngeri merasakan bis kebut2an di jalan dan ga bikin mual akibat jalan yang yang berkelok-kelok. Kalo kita merasakan dari dalam kereta, kecepatannya lumayan kog, tapi mungkin kalo waktu berenti menunggu silang di stasiun bisa lebih cepat waktu tunggunya, waktu tempuh secara keseluruhan bisa lebih cepat. Di beberapa stasiun kereta sempat menunggu hingga 10 menit, padahal seharusnya seperti KRL Jabotabek aja, hanya sekitar 2 – 3 menit, karena kan penumpangnya ga membludak dan berdesak2an saat naik dan turun, jadi sepertinya cukup dengan waktu 2 -3 menit saja.
Kita tiba di stasiun tawang sekitar jam 20.40 dan 20.45 di stasiun Poncol(lebih 30 menit dari jadwalnya 20.15). belum terlalu malam, karena masih ada angkutan umum pada jam segitu, sehingga masih mudah untuk pulang. Walau rada pegel karena kursinya yang plastic keras, tapi secara keseluruhan buat vi siy, lebih enak naik KRDI Joglosemar dari pada Bus AC Jogja – Semarang. Dan lain waktu sepertinya harus nyoba ni naik kereta subuh2 dari semarang ke Jogja.

-vi-

Iklan

2 pemikiran pada “naik kereta joglosemar – alternative kendaraan umum Semarang, Solo, Jogja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s