Mengawal 7 srikandi bersepeda lipat 20″ Gowes Solo – Jogja…

Rencana gowes solo-jogja sebenarnya sudah lama di niatkan, namun kesempatannya baru terwujud begitu mendengar rencana para goweser perempuan yang juga sahabat baik saya merencanakan untuk gowes piknik solo-jogja.

Kalo mau tau siapakah mereka para goweser perempuan yang biasa di sapa srikandi oleh komunitas pesepeda, mereka bukanlah atlit sepeda, bukan pula goweser profesional, bahkan beberapa dari mereka merupakan goweser pendatang baru, dan sepedanya pun masih sangat standar tanpa up grade apapun, yang mereka punya hanya semangat dan keriaan saat bersepeda bersama.

Pagi ini jam 1/2 6 ketujuh perempuan sudah berkumpul di suatu jalan di solo, dekat purwosari. Kita sudah lengkap, dan saya sebagai satu-satunya pria disini, cukup salut dengan energi mereka pagi ini, begitu bersemangat, walaupun tau bahwa jarak tempuh perjalanan kali ini adalah sekitar lebih dari 60km.

Sebelum memulai perjalananan panjang kita mampir dulu untuk membeli makanan sarapan pagi di sebuah penjaja makanan dan kue pagi serta dilanjutkan dengan berkumpul untuk doa bersama.

Memulai gowes pagi ini dengan santai dan teratur, kecepatan di buat santai mengingat ada beberapa goweser baru dan ini merupakan gowes perdana jarak jauh mereka. Lalu lintas dijalan tidak terlalu ramai, karena kami juga memilih rute yang bukan jalur umum. 10 km pertama berjalan konstan dan baik, semua masih semangat dan rute kitapun melalui sawah-sawah yang menguning dengan udara pagi yang masih sejuk.Beberapa dari mereka berjalan beriringan sambil asik berkicau ngobrol, memang dah habitnya perempuan ga dimana-mana selalu penuh dengan kicauan bahkan sambil gowespun mereka masih bisa ngobrol.Walau ngobrol bukan berarti sembrono di jalan, tapi kita tetap gowes teratur di sisi paling kiri jalan dan bila ternyata kendaraan agak ramai kembali mengatur posisi sepeda menjadi satu jalur mengular saja agar aman di perjalanan.

Di antara pematang sawah yang sejuk, kami sempatkan untuk berhenti beristirahat sambil sarapan, nikmatnya sarapan bersama di antara sawah yang menguning. Di sela-sela sarapan ada-ada saja canda tawa yang keluar, benar-benar refresh dan mengumpulkan kembali semangat.

Usai sarapan, kami melanjutkan gowes, tak jauh ternyata kami sudah kembali ke jalan utama jalur Solo – Jogja memasuki kota Klaten. Tak terasa kami sudah mencapai 23 km meninggalkan kota Surakarta, masih 11 km lagi mencapai kota Klaten, matahari mulai meninggi tapi kami diuntungkan dengan arah kami menuju barat, sehingga sinar matahari yang menyilaukan ada di belakang kami. Semangat masih terpancar dari para Srikandi menggowes sepedanya dengan tidak mengeluh. Sempat ada sedikit kendala dengan sepeda, tapi tak terlalu mengganggu. Untuk permasalahan-permasalahan kecil dengan sepeda, saya yang membantu, karena selain sebagai supporter, sweeper saya juga harus bertugas sebagai teknisi sepeda bagi para srikandi ini.

Memasuki kota Klaten waktu menunjukkan pukul 9 pagi, dan kami tidak mampir di kota ini, hanya poto sebentar di gerbang kota sebagai petanda bahwa kami sudah memasuki kota dan juga tanda prestasi kami sudah gowes di kota ini. Memasuki kota Klaten kami berjalan di jalur lambat yang teduh di hari yang mulai panas.

Perjalanan terus di lanjutkan, gowes di jalur lintas kota memang memerlukan perhatian lebih, karena banyak kendaraan umum, khususnya bus antar kota/provinsi yang ngebut bebas di jalan. Kami di untungkan dengan garis pemisah jalan yang terbentang sepanjang jalan, seakan-akan membuat suatu bike lane khusus bagi pesepeda, sehingga kami merasa cukup aman gowes di balik jalur ini.

Tiba-tiba kami berhenti di tepi jalan,dan dengan santainya parkir di depan sebuah warung,ternyata ada pedagang kelapa muda. Karena perjalanan gowes ini bertema gowes piknik ceria, sehingga tidak ada aturan dan target waktu finish, para srikandi ini dengan santai dapat berhenti dimanapun, baik untuk poto bahkan untuk sekedar istirahat menikmati kelapa muda, heheheheheee.

Waktu sudah jam 1/2 11 siang dan segera memasuki kawasan Prambanan. Kembali di gerbang kota kami berhenti untuk sekedar poto bukti bahwa kami sudah menambah prestasi gowes hingga di Prambanan. Tujuan kami sebagai destinasi pertama adalah candi Kalasan.

Kami pilih candi Kecil ini karena kami bisa memarkir sepeda kami di halaman candi dan bisa dengan santai leyeh2 di halamannya yang rindang. Cocok banget untuk istirahat kami yang baru saja melalui perjalanan panjang dari Solo (+/- 50km sudah kami lewati), cukup lama kami istirahat siang ini, dengan makan penganan yang cukup banyak dan juga poto-poto dengan latar belakang candi.

Bila di perhatikan, para srikandi ini benar-benar luarbiasa, saat tiba waktu nya sesi poto, sertamerta mereka kembali ceria, seakan tidak mengenal lelah telah menggowes sepeda sejauh 50km, ditambah dengan kicauan mereka yang terus ramai.

Siang ini kami melanjutkan untuk menuntaskan gowes menuju kota Jogjakarta, target final kami adalah titik 0 Km kota Jogja, masih 17 km dari candi Prambanan. Hari sudah terik, dan memasuki kota jogja volume kendaraan juga bertambah ramai, kami jadi harus lebih waspada dan lebih gesit mengendalikan sepeda kami di antara ramainya lalulintas kendaraan dikota Jogja. Melintasi malioboro, kami dihadang macet yang parah, menggowes di jalur lambat khusus non motorpun bukan solusi karena kami jadi terjebak diantara kuda dan becak. Hingga tibalah kami di titik nol kilometer kota Jogja…phhiieww…hebat. Total kami gowes +/- 70 KM dari Solo hingga Jogja.

Salut untuk para srikandi, salut untuk mereka yang dengan mengendari sepeda lipat roda 20″ tapi tak merintangi untuk gowes jarak jauh, kebersamaan yang mereka berikan selama di perjalanan, saling memberi semangat satu dengan lainnya …mereka terlihat luar biasa gembira, bagi sebagian dari mereka yang merupakan gowes perdana jarak jauh, ini adalah prestasi luarbiasa, dan bagi yang lainnya ini adalah tambahan prestasi mereka yang sebelumnya pernah gowes jarak jauh lainnya seperti gowes Semarang – Kudus PP, Semarang-Jepara, dan lainnya.

Goweser, Sepeda lipatnya serta Domisili saat ini :

Elvi – Dahon eco3 20″ – Semarang

Icha – Polygon Urbano 5.0 20″ -Semarang

Andra – Polygon Urbano 3.0 20″ – Semarang

Diah Cipluk – Pockrock 20″ – Kudus

Ningrum – Seli koneng edisi B2W 20″- Jepara

Luna – Quest 20″ – Surakarta

Rani Ranz – Pockrock 20″ – Surakarta

Anjar – Seli koneng edisi B2W 20″ – Batang

Tulisan ini dibuat berdasarkan laporan seorang arjuna yang mendampingi para Srikandi dalam perjalanan gowes Solo-Jogja, Anjarajabersepeda yang sebelumnya gowes sendiri dari Semarang (kampus Unnes menuju kota Surakarta), dituliskan oleh Elvi

Iklan

4 pemikiran pada “Mengawal 7 srikandi bersepeda lipat 20″ Gowes Solo – Jogja…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s