Travelling to Hazard Area (Pengalaman ke Bangkok saat situasi kerusuhan demo kaos merah)

Sebaiknya kalo tempat tujuan kita ternyata bermasalah, segeralah untuk mengalihkan tujuan atau kalo memungkinkan reschedule waktu kunjungan. Demi keamanan aja siy, tapi ini tidak kita lakukan, tetap nekat, karena schedule travel kita yang sangat ketat dan rekomendasi dari seorang kenalan dari Couchsurfing Bangkok yang menyatakan bahwa masih bisa di kunjungi. Jadilah kita tetap berkunjung ke Bangkok yang saat itu situasinya sangat berbahaya akibat demontrasi yang di lakukan pendukung perdana menteri yang disebut ‘kaos merah’ bertambah brutal melawan militer.

Kunjungan kita ke Bangkok bukan tanpa persiapan, tapi kita dah mantau info2 terbaru yang berkembang sehubungan dengan demonstrasi yang terjadi di Bangkok.Untuk amamnya kita juga tidak membawa baju berwarna merah, kuning dan pink (seperti yang kita baca pada berita di KBRI Bangkok, karena itu warna baju yang sedang berseteru)

Yang tak lupa kita lakukan adalah mendaftarkan diri kita pada KBRI Bangkok mengenai kedatangan dan berapa lama kita akan di Bangkok, sehingga bila kondisi sudah sangat parah, pihak KBRI dapat mendata keberadaan kita. Mendaftarkan diri ini mungkin terdengar

sepele untuk beberapa teman, tapi sangat penting buat gw.

Pendaftaran ini dapat dilakukan dengan mengakses KBRI Bangkok di www.deplu.go.id/bangkokatau bisa juga mengirimkan email kepada pensosbud.bangkok@gmail.com di tujukan kepada bapak Suargana Pringganu – Sekretaris Pertama KBRI Bangkok, dengan isi surat yang menyatakan bahwa kita akan ke bangkok, tempat tujuan, tempat menginap, bila dalam 1 group (lebih dari 1 orang) tuliskan siapa saja yang berangkat, no. contact tiap orang di rumah (Indonesia) yang dapat dihubungi saat emergency, dan no. contact kita yang dapt dihubungi saat di bangkok.

Setelah mengirimkan berita ini, kita akan dapat surat balasan konfirmasi dari beliau.

Saat kita berada di Bangkok ternyata kondisi Bangkok sangat parah, tapi mungkin karena parahnya hanya di pusat kota saja dan tidak merambat di daerah lainnya (syukur alhamdulilah ga membesar dan menduduki bandara seperti demo sebelumnya di Bangkok) jadi kita tidak terlalu merasakan ‘kengerian’ tersebut, hanya terlihat bahwa jalan memang lebih sepi, dan MRT tidak berjalan karena di kuasai demonstran dan berita di koran yang fotonya horor abis (jadi inget kerusuhan may 1998).

Tapi ternyata di Jakarta kita mendapatkan telepon konfirmasi dari pihak KBRI yang menanyakan keadaan dan keberadaan kita. Hal ini baru diketahui setelah baca email dari adekku, yang menanyakan kabar kita. Dan setelah mendapatkan no. telpon yang dapat kita hubungi, kitapun langsung menghubungi pak Suargana, dan beliau pun memberikan arahan2 bagi kita, agar tetap berada di kawasan khaosan road, karena daerah ini termasuk aman, dan merupakan kawasan wisata yang dekat dengan grand palace dan tample2 besar. Beliau juga mengatakan bahwa sore itu akan ada sweeping terhadap demonstran. Dengan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak KBRI ,kitapun merasa lebih aman dan pihak KBRI pun dapat mengontrol warga negara RI yang berada di Bangkok dalam keadaan aman dan berkoordinasi dengan baik.

Saat kita akan pulang/meninggalkan Bangkok kita kembali berkoordinasi, untuk konfirmasi bahwa kita akan meninggalkan Bangkok.

Saat kita di Bangkok, kita juga bertemu dengan seorang kawan dari Indonesia, dan dengan tenang dia menyatakan bahwa dia tidak mendaftarkan keberadaannya di Bangkok ke KBRI. Memang itu adalah pilihannya, tapi buat gw siy, yang masih punya keluarga dan sahabat yang mencintaiku di tanah air, ga ada salahnya mendaftarkan diri ke KBRI, kemanapun kita pergi ke luar negeri. Ga pake ribet tinggal daftar online, tapi kita akan merasa lebih aman, karena ternyata KBRI kita perhatian kepada warga negaranya yang diluar negeri khususnya di kawasan yang sedang bertikai…..

-vi-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s