Phi Phi Island

Nama pulau ini memang simple, sama seperti nama panggilan kecilku ‘pipi’…heheheee…

Pulau ngetop di ThailandSelatan ini memang sangat menggoda. Karena itulah Phiphi island menajadi salah satu destinasi kita saat kita trip ke Phuket, rasanya ga lengkap aja dah ke Phuket, ga mampir di Phipihi island.

Setelah menikmati perjalanan di antara pulau-pulau cantik kepulauan Andaman, snorkeling di Khai island, Maya Bay yang ngetop dengan ‘The Beach’, maka kita melengkapi perjalanan indah ini dengan menginap 1 malam di Phiphi Island. Kita mendapatkan ‘open ticket’ dari operator travel kita, dengan harga yang lumayan hemat.

Mendarat jam 3 sore, dan membuat perjalanjian dengan pihak travel untuk kembali di tempat yang sama pada esok hari, kita pun memulai ekplorasi kita di Phiphi island, pulau kecil yang cantik.

Dari dermaga kita akan langsung disambut dengan berjejer pedagang penjual souvernir (seperti di pasar seni Kuta Bali aja). Tujuan pertama kita adalah mencari penginapan. Kita dapat rekomendasi dari seorang teman Couchsurfing yang pernah menginap di Phiphi. Sebenarnya kalo kita mo cari-cari, ada banyak sekali penginapan di sepanjang jalan yang ramai dengan wisatawan ini, mulai dari yang paling sederhana hingga yang rada mewah, dan rata-rata semua penghuninya adalah wisatawan mancanegara. Tapi karena dah fokus dengan rekomendasi tersebut, jadi kita ngikut aja mencari dan bertanya-tanya. Penginapan yang kita cari bernama ‘The Rock’. Sebuah hostel murah meriah, yang menyediakan kamar dorm dan terletak di tebing, jadi bertingkat-tingkat unik. Kita ambil 1 kamar private untuk kita ber3 yang perempuan dan abhu di dorm. Secara keseluruhan siy hostelnya ga terlalu nyaman sebenarnya,Cuma murmer aja, dengan kamar mandi bersama di luar (ga dibedain kamar mandi cewe atau cowo).

Setelah selesai dengan urusan administrasi kamar, sore ini kita kembali turun untuk menikmati pantai.Setibanya di pantai, rada kecewa juga, krena pantainya lagi surut jauh banget airnya….jadi niat mo berenang sore ni terpaksa kita batalkan, dan sialnya sore ini hujan pula, sehingga kita terpaksa berteduh di salah satu warung yang tutup.

Setelah hujan reda, barulah kita bisa agak maksimal menikmati pantai. Pantai yang surut ga membuat niat kita untuk bernarsis menjadi padam, malah ternyata lebih gila aja…kita jadi bebas berekspresi dan berpose-pose ajaib, karena pantai berpasir putih dan lembut ini memiliki pemandangan yang cantik di sekelilingnya.

Dah kehabisan ide mo ngapain lagi, kita pun kembali jalan, menikmati suasana sore di Phiphi island. Pulau yang sempat luluh lantai akibat terjangan Tsunami di Aceh 2004 silam, telah kembali bangkit dan menjadi salah satu pulau wisata utama di Thailand. Sepanjang jalan dapat ditemukan banyak pedagang, baik yang berbentuk kios maupun kaki lima, tempat makan dari yang tempatnya warung biasa, hingga yang bentuk café atau restoran asik, ada juga toko buku yang nyaman, tempat pijat, travel tour, dll.

Uniknya phiphi island ini adalah, pulau ini memiliki pantai yagn berbeda-beda di tiap sisinya. Setelah mendapati pantai yang surut, kita berjalan di sisi lain pulau dan mendapati sisi pantai yang memiliki laut biru yagn berwarna lebih tua, ngerti siy itu artinya pantai ini lebih curam alias lebih dalam dibanding dengan pantai yagn surut. Tapi karena dah pengen banget berenang, maka kitapun dengan riang gembira nyebur di pantai ini dan berenang-berenang sejenak sambil nunggu sunset.

Seperti biasanya setelah berenang dan muter-muter pasti badan dah cape banget, sambil jalan kembali ke penginapan, kita jajan beberapa cemilan lokal yang lezat. Cemilan ini di jajakan seperti sate dengan ditusuk pada sebuah lidi. Ada lunpia, udang, crab, otak-otak, ayam, ikan, tahu, batagor dan lainnya. Uniknya adalah untuk memanaskan makanan ini dengan cara di bakar seperti sate, walaupun bentuknya gorengan, tapi tetep aja di panaskan di atas tungku dengan cara dibakar. Dan saat disajikan tak lupa memberikan sambal bangkok, yang manis asam pedas…sslluuurrrpp menggugah selera. Untuk kita yang muslim sepertinya ga terlalu khawatir dengan makanan-makanan di phiphi island, karena memang mayoritas penduduknya muslim, walau ada juga beberapa warung yang menjual makanan non-halal, sehingga ga ada salahnya untuk bertanya apakah halal atau tidak.

Kembali ke penginapan, kita langsung mandi dan santai-santai. Malam ini kita akan menikmati Phiphi di malam hari, yang pastinya beda dengan siang hari. Kita mulai jalan untuk mencari makan malam. Kita makan di sebuah rumah makan muslim, di pojokan dekat pasar.Mudah kog menemukan rumah makan ini, karena persisi di pojokan jalan yang cukup ramai dan ada beberapa tulisan arab yang mecolok di pajang di dinding.

Diru
mah makan yang dilayani langsung oleh pemiliknya (seorang gadis cantik berkerudung) kita memesan beberapa makanan yang berbeda tiap orang, supaya nanti bisa icip-icip. Vi pesan kare ayam kuning…ssllllrruuuupp…ennaaakkk. Selain menjual makanan berat, ada juga beberapa makanan ringan, seperti thai pancake, trus kue kelapa yang lezat dan gurih. Puas makan, kita mo lanjut menikmati malam di phi-phi island, tapi karena tiba-tiba kepala rada pening, vi memutuskan untuk langsung kembali ke penginapan aja, mungkin masuk angin atau kecapean. Teman-teman lanjut nonton thai boxing di pojokan jalan yang ramai.

Pagi hari di phi island yang segar. Rencana kita pagi ini adalah ke PhiPhi view point, salah satu tempat wajib kunjung kalo ke phi island. Phiphi viewpoint terletak di puncak tebing dan dari tempat ini kita akan mendapatkan the best view point of phiphi island. Menuju phiphi view point ini rada penuh perjuangan,karena kita akan melalui banyak tangga menanjak hingga kepuncaknya. Diperlukan waktu sekitar 30 menit saja, kuncinya adalah jangan menyerah karena napas dah ngap-ngapan, karena begitu sampai di puncaknya, kita akan mendapatkan pemandangan yagn menakjubkan, luar biasa indah.

Ada 2 pemberhentian untuk menikmati pemandangan ini. Pemberhentian pertama memang sudah memukau karena pamandangan cantiknya, tapi jangan cepat puas, lanjutkan perjalanan yang tinggal sedikit lagi untuk mencapai pemberhentian akhir dan puaskan mata memandang ke sekeliling…..

Di puncak Phiphi viewpoint ini ditandai dengan sebuah batu besar bertuliskan phiphi viewpoint, juga plang dengan pemandangan phiphi view point. Terdapat batu-batu besar terhampar di puncak tebing ini, dan salah satu tempat paling baik untk menikmatinya adalah di batu paling datar yang terdapat sebuah pohon rindang menaunginya. Di tempai ini juga terdapat sebuah warung yang dikelola oleh seorang paman bernama Phi Noy. Pria berusia lebih dari 50 tahun ini memiliki kemampuan berkomunikasi lebih dari 10 bahasa…canggih, luar biasa. Awalnya kita dikira dari Philipine, tapi setelah kita bilang dari Indonesia, Phi Noy pun menyapa kita dengan bahasa melayu…seru juga. Phi Noy yang ramah dengan setiap pengunjung yang datang di Phiphi viewpoint ini menjual beraneka makanan dan minuman di warungnya. Kita membeli 1 mie instant dan 1 porridge, lmayan buat ganjel di pagi hari ini, secara tadi juga ga sempat sarapan. Dan yang paling luar biasa adalah menikmati sarapan pagi ini dengan pemandangan cantik mengagumkan.

Setelah berpuas diri dengan pemandangan cantik ini,kita pun segera kembali ke penginapan, karena harus segera check out dari kamar (waktu check outnya adalah jam 11.00 AM ga bisa di nego untuk minta lebih lama). Karena waktu yang telah menunjukkan jam 10.30 kita Cuma punya waktu 1/2 jam saja untuk packing dan mengosongkan kamar. Dan akibatnya adalah kita yang belum sempat mandi pagi tadi, jadi harus berdandan di luar dekat resepsionis setelah selesai mandi, maklumlah walaupun kita traveller yang hemat, tapi kalo urusan berdandan tetep diutamakan…kan traveler cantik …hehehehee

Siang ini kita masih bisa punya waktu untuk kembali menikmati phiphi island. Kita jalan menuju pantai. Ternyata pantai yang kemaren surut, siang ini terlihat cantik sekali. Pantai dengan warna air biru muda dan ombak kecilnya ini ramai dengan wisatawan yang terlihat menikmati pantai, ada yang berjemur, berenang, main bola, kayaking, bahkan baca buku. Benar2 beda dengan pamandangan kemaren sore yang sedang surut. Waaah, tau begini tadi pagi di sempatkan berenang dulu sebelum kembali ke penginapan *menyesal mode on*

Usai berfoto-foto di pantai, kita jalan di daerah pasar. Siang ini kita jajan cemilan enak smalam, dan ternyata selain cemilan gorengan, ada juga jajanan pasar lainnya yang berupa kue-kue manis, persis seperti jajanan pasar di Indonesia, ada kue talam, kue lapis, dan kue2 manis gurih lainnya, enaaak….siang yang panas ini tak lengkap kalo ga makan es campur, ssllrrruuup…es campur yang tak beda jauh dengan produk lokal ini, enak banget dinikmati di siang hari yang panas. Canggihnya es campur ini adalah, es batunya ga diserut seperti es campur di Indonesia (yang diserut atau di putar untuk mendapatkan crushing ice), karena sepertinya di Thailand ga ada es balok besar,bentuknya adalah es batu bulat2 yang bolong di tengah, sehingga ada alat khusus untuk crushing the ice, keren d walau warungan tapi ada alat yang terlihat canggih (kampungan banget ya gw…hahahahaaa)

Waktu telah menunjukkan jam 2.30, berarti saatnya untuk kita bersiap-siap di dermaga, karena kapal kita pasti dah datang. Dan ternyata benar, setibanya kita di dermaga, kapal kita telah sandar. Kita langsung mencari koordinator guide, dan mendaftarkan diri kita kembali untuk naik kapal. Sambil menunggu kapal berangkat, kita sempatkan untuk berfoto-foto di dermaga, karena ternyata kemaren kita ga main ke daerah dermaga, jadi ada yang kurang di foto kita :p

Kapal berangkat sesuai waktu, jam 4 PM. Kita menikmati perjalanan pulang ini di ruang dalam, karena sepertinya dah cukup main matahari, jadi mo santai saja. Mendekati pelabuhan Phuket, langit mendung, sepertinya akan hujan lebat ni…

Tiba di pelabuhan Phuket, kita sud
ah ditunggu oleh driver yang sama, yang kemaren menjemput kita di penginapan. Sore ini kita akan menginap di Phuket, karena besok pagi-pagi sekali kita harus melanjutkan perjalanan kita ke Bangkok, agar lebih dekat ke Bandara Phuket. Tujuan kita adalah Hotel Tavorn yang banyak di rekomendasikan para traveler, karena fasilitas yang standard hotel dan harga yagn terjangkau di kantong. Dah ga sabar untuk bisa sedikit bersantai, pemulihan tenaga sebelum kita beraktifitas kembali.

Iklan

2 pemikiran pada “Phi Phi Island

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s