Classic orchestra di Lawang sewu yang indah

Selasa, 27 September 2011, ada sebuah pagelaran indah musik klasik dari sebuah orchestra yang di pimpin oleh Paulus Suryo di halaman belakang Lawangsewu. Untuk saya yang tidak pernah menyaksikan orchestra, kesempatan ini adalah kejadian langka yang tidak boleh di lewatkan. Harus menyempatkan diri menjadi salah seorang penonton.Dan ditambah dengan tempat penyelenggaraan yang menurut saya cukup berani ,yaitu Lawangsewu yang terkenal.

Usai maghrib saya dan beberapa teman siap berangkat, malam ini kami janjian untk pakai baju putih, dengan tujuan kalau nanti mau photo2 dengan latar belakang lawang sewu pasti akan kontras sekali. Setibanya di simpang Tugu Muda, motor di parkir di jalan kecil samping Lawangsewu. Memasuki area lawang sewu, kami sempat di tanya oleh petugas keamanan, dan karena tujuan kedatangan kami jelas untuk menyaksikan konser, jadi kami di persilahkan untuk masuk.

Kami sengaja tiba lebih awal dari jadwal yaitu jam 7.00, dan beruntung karena masih tersedia banyak kursi kosong, sehingga bisa bebas memilih tempat duduk yang menurut kami akan sangat strategis menyaksikan pagelaran konser orchestra klasik.

Beruntungnya datang lebih awal adalah, kami dapat menikmati keindahan lawang sewu di malam hari, yang terlihat begitu cantik dengan ditambah warnawarni lampu yang menambah kecantikan gedung lawang sewu di malam hari. Semenjak lawangsewu rampung di renovasi selama hampir 2 tahun, Lawangsewu semakin memancarkan kecantikannya. Dukungan pemerintah daerah yang turut mempopulerkan lawang sewu dengan menjadikan tempat kegiatan menarik turut memperbaiki citra lawang sewu yang terlanjur populer sebagai ‘sarang hantu’.

Sekitar 1/2 8 konser dimulai, diawali dengan sambutan ringan dari perwakilan gubernur Jawa Tengah, dan langsung di sambung dengan megahnya iringan lagu orchestra klasik, membuat kami para penonton dan khususnya saya yang tidak pernah menyaksikan konser orchestra terbuai dalam alunan irama yang begitu mempesona.

Dalam keterangan sang pemimpin orchestra, Paulus Suryo, pertunjukan orchestra klasik yang di selenggarakan di Lawangsewu ini termasuk dalam mini orchestra, hanya menampilkan kurang dari 20 pemain alat musik, secara biasanya dalam pementasan yang menampilkan full pemain musik bisa mencapai 80 orang. Tapi bagi saya yang orang awam dan baru pertama kali menyaksikan orchestra classic secara live, pertunjukan dengan 20 pemain alat musik sudah memberikan penampilan yang luarbiasa.

Satu demi satu pertunjukkan yang menakjubkan berjalan, tiap pertunjukkan selalu memberi kesan yang luarbiasa. Pertunjukkan instrumen classicdengan irama waltz membuai imajinasi saya, seakan berada di suatu ball room megah yang penuh orang berdansa dengan gaun yang indah. Untuk melengkapi pertunjukkan di sajikan juga beberapa penyanyidengan suara luarbiasa. Mereka secara sempurna menyanyikan beberapa lagu dengan di iringi music orchestra, dan yang paling bikin merinding adalah sewaktu mereka menyanyikan lagu ‘padamu negeri dan satu nusa satu bangsa’, sayapun larut turut bernyanyi. Para penyanyi ini selain menyanyikan lagu-lagu populer juga menyanyikan lagu-lagu jawa yang terkolaborasi secara apik dengan iringan orchestra.

Acara selesai jam 09.30, memberikan kesan yang sungguh luarbiasa untuk saya. Baru kali ini saya menyaksikan suatu pertunjukan orchestra klasik dan di selenggarakan di halaman belakang Lawang sewu. Walau pertunjukkan outdoor tapi dukungan audio yang hebat membuat pertunjukkan seperti ini menjadi sungguh luarbiasa.

-vi-

Iklan

2 pemikiran pada “Classic orchestra di Lawang sewu yang indah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s