Trip May’12 : Phnom Penh Royal Palace yang megah dan burung dara yang bebas berkeliaran

Hari terakhir kami di kota Phnom Penh, dan kami akan mengunjungi The Royal Palace and Silver Pagoda. Letak penginapan kami yang strategis hanya 10 menit jalan kaki saja melalui taman dan tibalah di tempat tujuan. Waktu masih menunjukkan jam 8 pagi, tapi matahari sudah bersinar sangat ceria. Membeli tiket seharga $6,5. ada ketentuan yang berlaku untuk mengunjungi The Royal Palace & Silver Pagoda, yaitu berpakaian pantas karena tempat ini merupakan tempat tinggal Raja dan tempat ibadah. Saya yang pagi itu mengenakan kaos tak berlengan harus menukar baju kembali ke penginapan (beruntung penginapan kita dekat).

Memasuki halaman muka, kita langsung berjumpa dengan bangunan utama, yaitu Throne Hall, Preah Timeang Tevea Vinicchay yang merupakan bangunan audience untuk coronation, diplomatic dan pertemuan penting lainnya. Bagunan ini di bangun tahun 1917, merupakan bangunan kedua yang dibangun. Bangunan pertama dulu berkonstruksi kayu tahun 1869 oleh King Norodom.

Di sebelah kanan halaman, terdapat bangunan megah lainnya. Banguan ini tampak menjulang cantik dari arah alun-alun di luar. Bangunan Chanchhaya Pavilion yang dibagung tahun 1913 oleh King Sisowath, bangunan inipun merupakan bangunan kedua dengan desain yang serupa dengan bangunan awalnya yang berkonstruksi kayu. Disini di selenggarakan tarian kerjaan, perjamuan, dan tempat penyematan mahkota bagi King Norodom Sihamoni pada 2004.

Di belakang Throne Hall merupakan kediaman resmi Raja Cambodia dan terlarang bagi pengunjung umum untuk memasukinya. Bangunan megah lainnya yang kami temukan adalah Phochani Pavilion yang digunakan sebagai penyelenggaraan resepsi dan jamuan, dibagun pada 1912 dan Damnak Chan merupakan kantor urusan kerajaan yang terletak persis di sebelah Throne hall.

Selain lingkungan The Royal Palace yang megah, kami juga mengunjungi The Silver Pagoda yang merupakan bagian dari The Royal Palace, ada satu pagar tinggi yang membatasi kedua area ini. The Silver pagoda, Wat Preah Keo Morokat merupakan tempat ibadah resmi bagi keluarga kerajaan dan masyarakat Cambodia, terdapat bangunan kuil utama yang sangat megah yang di dalamnya terdapat patung Emerald Budha yang berkilau. Di muka bangunan megah ini terdapat patung King Norodom yang dibuat oleh seorang seniman Perancis, Eude tahun 1875.

Terdapat empat stupa besar di pojok halaman, keempat stupa tersebut di dedikasikan bagi raja-raja Cambodia. Dan di bagian belakang terdapat sebuah bukit kecil yang di atas bukitnya terdapat beberapa patung Budha mengelilingi sebuah kuil yang di dalamnya terdapat beberapa patungpatung Budha terbuat dari logam .

The Royal Palace & The Silver pagoda merupakan komplek kerjaan yang sangat bagus sekali, begitu megah dan bangunan bersejarah yang sangat terawat. Keluar dari komplek ini, kami berjalan di alun-alun istana. Ada banyak burung dara berterbangan bebas, aku suka sekali. Kami menemukan sorang penjual jagung kering seharga R1000, dan dengan jagung ini kami bisa bermain dengan burung dara yang terbang bebas, menyenangkan sekali.

Bersebelahan dengan The Royal Palace terdapat State Museum, dengan membayar $3 terdapat koleksi2 bersejarah, namun pengunjung dilarang untuk berphoto di dalamnya. Terdapat lapangan luas di muka museum ini, dan banyak tuktuk parkir dengan rapinya. Tak jauh dari sini merupakan kawasan penginapan backpecker, terdapat banyak sekali penginapan murah di sepanjang jalan dengan pemandangan sungai. Dan seperti kawasan turis lainnya, suasananya begitu hidup, dan banyak tempat-tempat makan dan hiburan tersedia.

Di pojokan ini kami menemukan sebuah rumah makan Indonesia, bernama ‘Warung Bali. Agak surprise menemukan sebuah rumah makan indonesia, dan untuk siang ini kami khususkan untuk mampir makan siang di sini. Warung bali ini di miliki seorang Indonesia bernama Pirdaos dan kasmin, mereka dulu adalah koki di kedutaan Indonesia, dan telah 19 tahun tinggal di Phnom Penh. Kami memesan beberapa masakan, dan ternyata sangat lezat, cukup membayar kerinduan masakan tanah air, dan beneran feels like home 😉

Siang ini kami kembali ke penginapan, karena kita harus check out dan melanjutkan perjalanan menuju Siem Reap. Selanjutnya kami akan mengunjungi Angkor Wat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s