Maratua – Serangan pari, Life of pi, dan Pantai yang putih

Image

Air laut yang biru tenang bagai cermin mengantar kita menuju pulau Maratua, baru kali ini melihat laut begitu tenang tak beriak bagaikan cermin besar terhampar. Jernihnya laut membuat kami tak sabar untuk nyemplung ke laut, tapi mas Silo tak mengurangi laju speedboat hingga akhirnya kami tiba di pulau Maratua.

Image

Image

Kami tak bisa tambat boat di dermaga seperti biasanya yang dilakukan mas Silo, karena ada kunjungan Pak Kapolda Kaltim, sehingga harus di-clear-kan semua area yang akan dikunjungi si bapak. Karena tak bisa tambat, mas Silo membawa boat menuju pantai yang mulai mengering karena surut. beningnya air membuat kita tak sabar untuk nyebur, tapi ditahan mas Silo agar turun di pantai saja.

Image

Boat sudah tambat, mas Silo sudah mempersilahkan kita untuk turun dan kami segera turun, semua bersemangat untuk turun karena ingin segera mencicipi keindahan yang ditayangkan pantai pulau Maratua. Rotua yang pertama turun, namun baru saja menjejakkan kaki, tiba-tiba Rotua menjerit dan begitu kaki kanannya diangkat, darah mengucur deras dari atas matakaki, seperti luka tusukan kecil. Beberapa orang yang melihat kejadian mengatakan bahwa kakinya terkena pari, berbahaya bila dibiarkan. Segera mas Silo mengantar ke Puskesmas.

Dengan agak parno kami turun dari kapal dan membawa serta barang-barang kami. sambil menunggu Rotua dan Mas Silo dari puskesmas, kami mulai menikmati pantai. terik matahari dan biru langit membuat kami bersemangat untuk berpoto-poto. salah satu objek poto  favorit kemi adalah sebuah perahu diatas pasir putih, jadilah poto-poto kami bertema ‘LIfe of Pi’ dengan Addi sebagai tokoh yang lumayan mirip dg Mr. Pi.

Image

Image

Usai berpuas dengan poto, lalu kami mencari rimbunan pohon untuk leyeh-leyeh, dan kami menempati salah satu gazebo dengan pohon-pohon rindang di Maratua Resort yang asri untuk sekedar santai ngadem menikmati indahnya pemandangan sambil ngemil penganan yang kami bawa. Pemandangan laut yang surut dengan dermaga berlatar langit biru jadi pemandangan indah kami.

Image

Image

Tak lama Rotua kembali dengan kaki bertempel perban, menurut penuturannya, luka akibat sengatan pari di kakinya sedalam 1 cm, dan untuk mengeluarkan racunnya, luka sengatan harus dibuka lebih lebar sekitar 1 cm. konon korban entukan pari akan mengalami demam, perih di sekitar kaki dan bengkak pada kaki, haduuuuuh, kasian rotua kalo sampe separah itu, jadi ga bisa menikmati liburan. tapi semua itu tergantung kadar masuknya racun sejauh apa dan kekuatan tubuh juga siy, semoga ga berakibat parah.

Sudah puas dengan pesona Maratua , kita kembali ke laut, kali ini mas Silo akan mengajak kita Snorkeling….yeeeiii….akhirnya main air dimulai

Image

Image

-vii-

Iklan

14 pemikiran pada “Maratua – Serangan pari, Life of pi, dan Pantai yang putih

    1. sabar mba, jangan histeris gitu….heehehehhee
      memang bagus banget itu mba, hayo menabunglah agar bisa traveling….ehehehehehee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s