Mantaray yang Anggun di Sangalaki

Dihari kedua kita melaut, dari pagi kita tiba di Pulau Sangalaki beberapa ekor Mantaray sudah terlihat warawiri. Mata mas Silo yang sangat awas, beberapa kali menunjukkan kehadiran Mantaray tak jauh dari perahu kita. Karena tenangnya air laut, Mantaray berenang hingga di permukaan, memungkinkan untuk terlihat dari atas kapal. Tapi pagi ini kami belum diperbolehkan turun untuk menyapa Mantaray, kata mas Silo nanti setelah air pasang saja kita cari Mantaray, sehingga pagi ini kami hanya snorkeling biasa saja dan bermain di Pulau Sangalaki.

Image

Image

Setelah air laut mulai Pasang, sekitar jam 1 siang, barulah mas Silo mengajak kita untuk kembali melaut dan mencari Mantaray. Sebelum turun ke laut, kita mencari Mantaray yang berenang di permukaan dan berhasil menemukan empat ekor. Barulah mas Silo menepakan posisi boat dan kita menyiapkan diri untuk snorkeling.

Sebenarnya agak parno juga niy berenenang di laut untuk melihat Mantaray secara langsung. Saking parnonya, awal-awal turun di air, aku tak mau berenang jauh dari mas Silo. Tapi Mantaray tak kunjung datang, dan ikan-ikan yang berseliweran begitu cantik menggoda untuk dihampiri. Sehingga akhirnya kembali bebas berenang warawiri menikmati keindahan bawah laut pulau Sangalaki.

Image

Tiba-tiba aku melihat mas Silo menunjuk ke kiriku, ternyata seekor Mantaray yang besar baru saja berkelabat, aaah…terlalu jauh untuk di photo dengan menggunakan kamera pocketku. Semenjak itu aku kembali mendekat dengan grup, tak lama tampak lagi seekor Mantaray benerang anggung tak jauh dari kami. Lumayan kali ini berhasil di jepret.

Image

Rasa penasaran semakin jadi dan ternyata keberuntungan masih berpihak pada kami, tak berapa jauh dari pertemuan kami dengan Mantaray yang sebelumnya, seekor Mantaray melintas sangat dekat di bawah kami, berenang dengan anggun, seakan tak terganggu dengan kehadiran kami diatasnya. Mantaray yang bila dilihat dari atas seukuran rentangan tangan dewasa berenang sangat anggun, seakan terbang dengan kepakan kedua sayapnya, perlahan lalu makin menjauh dan hilang.

ImageImage

Tak hanya itu, masih ada satu lagi Mantaray yang kami temukan sebagai penutup snorkeling kami siang ini.

Bersyukur sangat kami bisa jumpa dengan Mantaray, walau awalnya agak takut karena membayangkan ukurannya yang tidak kecil, namun setelah berjumpa malah membuat ketagihan dan ingin jumpa lagi.

Sayang angin sore semakin tidak bersahabat, kami naik ke boat yang mulai terombang-ambing oleh angin. Sebenarnya mas Silo masih mengajak untuk turun ke laut lagi, tapi snorkeling dengan permukaan laut yang terus bergerak sungguh tidak menyenangkan, kita jadi turut terombangambing terbuai gelombang laut. Akhirnya kami memutuskan untuk tak jadi turun, tapi sebagai gantinya mas Silo mengajak kami menikmati keindahan pulau Samama yang hijau teduh dan jernih

-vii-

Iklan

Satu pemikiran pada “Mantaray yang Anggun di Sangalaki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s