Kuliner Wajib di Balikpapan

Image

Ke Balikpapan belum lengkap bila belum makan kepiting. Demikian slogan yang tercipta bagi pendatang yang  mengunjungi kota Balikpapan. Bagi yang tidak menyukai makanan laut yang nikmat ini slogan tersebut hanyalah angin lalu tak berarti apapun, tapi bagi saya, sebagai pemakan segala khususnya makanan laut, mengetahui bahwa Balikpapan adalah surganya makan kepiting, maka salah satu agenda wajib saat berada di Balikpapan ada makan kepiting…slurrrps

Dari info yang diperoleh, ada tiga tempat makan kepiting enak, yaitu Kepiting Kenari, Dandito dan Acang. Dan berdasarkan rekomendasi yang kita dapat dari baca sana sini, maka kita memilih untuk makan di Dandito, salah satu alasan lainnya adalah karena lokasi Dandito searah dengan kedatangan kita dari bandara Sepinggan menuju kota Balikpapan.

Image

Dari pinggir jalan bentuk restorannya biasa saja, tapi begitu didalamnya ternyata cukup luas, dengan pemandangan yang cukup lapang. Lalu lintas Pesawat yang datang dan pergi di bandara Sepinggan dapat dipantau dari sini, karena memang lokasinya tak jauh dari Bandara.

Kami memesan menu dengan agak kalap, karena memang jam makan siang yang terlambat, sehingga kami memang lapar sangat. Kepiting saus padang, kepiting lada hitam dan sup ikan menjadi menu utama kami. Untuk kami yang berlima ditambah satu driver porsi yang kami pesan ternyata sangat berlebihan, karena ternyata tiap porsinya cukup banyak.

Satu porsi kepiting terdiri dari tiga ekor kepiting ukuran besar dan padat berisi. Ketiping lezat ini di bagi dua, sehingga untuk tiap rasa kita bisa makan 1/2 bagian kepiting ukuran telapak tangan dewasa (setengahnya itu ukuran telapak tangan dewasa, jadi kebayang deh kalo satu ekor sebesar apa).

Image

Kalo lagi makan kepiting, biasanya jadi lupa makan nasinya, karena sibuk. Pantas saja porsi nasi yang diberikan di mangkok yang ukurannya kecil  untuk kami ber-6. jadi biasanya Cuma mengambil sedikit nasi, selebihnya kita akan sibuk untuk mendongkrak isi kepiting dari cangkangnya, yang semakin besar kepiting, semakin keras jugalah cangkaknya.

Bedanya kepiting segar dan tidak jadi terlihat jelas disini, karena kepiting di Balikpapan pasti segar-segar. Jadi kepiting segar itu dagingnya tidak menempet dicangkak, sehingga begitu cangkak di remuk dengan tang yang di sediakan, dengan mudah daging bisa dipisah dari cangkak. Kalo di Jakarta, kepitingnya mungkin sudah tidak segar, sehingga selain harus memecahkan cangkang, kita masih harus berjuang mengorek daging yang masih menempel di cangkak. Apalagi di bagian capit yang dagingnya bulat dan utuh bisa dengan mudah di cabut saat cangkangnya sudah pecah….dicolek dengan saus lada hitam….sluuuups…enaaaak

Selain bisa dinikmati direstoran, kepiting nikmat ini juga bisa dibungkus untuk oleh-oleh. Sepertinya restoran-restoran diatas sudah terbiasa membungkus penganan nikmatnya sebagai buah tangan bagi pemesan yang akan terbang seperti ke Jakarta dan kota lainnya.

Selain makan kepiting, ternyata di Balikpapan juga terkenal dengan coto Makassar. Sempat heran dan aneh juga, tapi begitu tiba di belakang pasar Klandasan, berjejer aneka warung coto Makassar di sepanjang pantai. Dan hampir tiap warung memberi nama H. Kasim.

Tiap warung coto makassar memiliki peminatnya masing-masing, dan ciri khasnya adalah di tipa meja terhidang ketupat sepiring penuh dilengkapi dengan sambal, kecap, garam sebagai penambah nikmat. Image

Image

Image

Image

Semangkok coto makassar yang dimakan dengan ketupat cukup untuk mengganjal perut yang kelaparan seharian penuh. selain isi daging bisa juga minta diisi dengan aneka jeroan sapi lainnya, lebih kurangnya seperti soto betawi deh.

selain makanan berat tadi ada juga cemilan yang harus di icip, seperti pisang gapit. kalo di semarang ada pisang press dan di jakarta ada pisang bakar, seperti itulah bentuk dan rasa dari pisang gapit. pisang dibakar lalu di hidang dengan topping sesuai selera, bisa coklat, keju, susu kental manis dan selai stroberi.

Sebagai buah tangan dari balikpapan ada kukumacan yang gurih, ada juga lempok durian yang enak banget, ga kalah sama lempok dari palembang, dan ternyata ada juga kue bika, semacam kue lumpur kalo di jakarta, dan yang satu ini enak. ada ukuran satuan dan ada yang seukuran loyang kecil berbentuk bunga. bahan dasarnya ada yang berbahan kentang atau labu dengan aneka rasa tambahan yang menambah nikmat. Sayangnya waktu beli lupa di poto, secara belinya buru-buru dalam perjalanan menuju bandara dan pas dimakan ternyata enak jadi langsung habis dalam sekejap saja.

-vii-

Iklan

Satu pemikiran pada “Kuliner Wajib di Balikpapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s