Indahnya taman laut di Kepulauan 1000

Lama tak main-main ke pantai karena cuaca yang tak mendukung, akhirnya kesempatan untuk kembali bermain air dan menikmati keindahan dunia underwater  datang. Kali ini bersama teman lama dan teman baru tapi tak mengurangi keseruan yang ada, dan tempat yang dikunjungipun tak jauh, masih di propinsi yang sama, DKI Jakarta,  di Kepulauan seribu, ehtapi jangan under estimated dulu, ternyata diluar dugaan (sayapun) kepulauan seribu memiliki keindahan underwater yang tak kalah cantik dengan dunia underwater di tempat lain, tapi jangan dibandingkan dengan di wilayah Indonesia timur yang juwara itu ya.

Image

Tujuan kami adalah pulau Pramuka, dan untuk menuju kesana dengan cara yang merakyat adalah melalui pelabuan muara angke di Jakarta Barat, tapi kalo agak ga merakyat, dalam artian punya duit yang berlebih, bisa menyeberang dari marina Ancol, bahkan bisa menyewa boat pribadi.  Pelabuhan muara angke merupakan pelabuhan ikan dan masih menjadi bagian dari pelelangan ikan terbesar di Jakarta.  Jadi bila ingin kesini, ya siap-siap dan agak bersabar saja, karena di muara angke akan disambut dengan aroma eksotis pasar ikan dan selalu banjir alias becek. Satu hal lagi yang perlu di catat adalah, bila akan menggunakan kapal-kapal di muara angke untuk menyeberang ke pulau-pulau di kepulauan seribu, gunakanlah pakaian yang ringkas, nyaman dan lupakan gaya ala seleb yang menor dan ribet karena kapal yang tersedia masih merupakan kapal tradisional, yaitu kapal kayu, yang penumpangnya duduk lesehan bersama, dan bila saat liburan sekolah, penumpang kapal bisa sangat umpel-umpelan. Kali ini kita lumayan bisa meluruskan kaki dan menyenderkan badan pada dinding kapal, bayangkan saat penumpang penuh di masa liburan, duduk bersila, berbagi tempat dan tak menyender, untuk perjalanan selama 2.5 jam lumayan bikin punggung kaku dan kaki kesemutan. Untuk berlibur ke salah satu pulau seribu ( Pulau Pramuka, tidung, harapan, pari) biasanya akan penuh di sabtu pagi,sehingga sebaiknya jam 06.00 sudah tiba di Pelabuhan, dan meeting pointnya ada SPBU. Bila ingin membawa kendaraan pribadi seperti mobil, bisa dititipkan dengan biaya titip Rp. 50.000 untuk sabtu – minggu.

ImageImage

Setelah menempuh perjalanan 2.5 jam yang tak usah diceritakan bagaimana dan apa yang kami lakukan selama di kapal, kami tiba di Pulau Pramuka, sebagai tempat bermalam, disini kami  menyewa sebuah guest house dan sebuah kapal yang lumayan besar telah menunggu kami untuk mengantar kami hopping island, menikmati keindahan underwater di kepulauan seribu. Adalah bapak Tobing yang menjadi guide kami, yang menyewakan rumah, menyiapkan makan dan sewa perahu. FYI bahwa pak Tobing ini ga ada batak-bataknya sama sekali, entah dari mana datangnya tobing pada si bapak.

Setelah menyimpan tas-tas d guest house, berganti baju, akhirnya kita siap untuk melaut, membawa perlengkapan snorkeling kita dan menuju pelabuhan. Pak Tobing n crew sudah siap dengan perahunya yang besar ( untuk mengangkut 8 penumpang kebanyakan gaya seperti kita, pak Tobing menyiapkan perahu yang muat untuk 15 – 20 orang, bisa koprol n salsa diatas kapal niy). Dengan hati riang gembira kami menaiki perahu dan mengambil tempat yang nyaman di setiap pejuru perahu. Langit biru, air laut yang tenang mengiringi keberangkatan kita, kami menuju pulau bira yang akan ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam perjalanan. Menikmati biru pemandangan, kami santai sambil makan siang nikmat yang sudah disiapkan Pak Tobing untuk tiap orangnya. Disaat bengong-bengong nikmat kekenyangan dan menikmati birunya pemandanan, kami mendapat kejutan tak terduga, sekumpulan lumba-lumba menyapa, riang gembira kami menyapa lumba-lumba yang berlompatan mendekati perahu kami, benar-benar hadiah manis diawal perjalanan kami siang ini, tak menduga bisa jumpa lumba-lumpa di perairan kepulauan seribu.ImageImage

Image

Perahu melambat, dan air yang jernih memperlihatkan cantiknya terumbu karang di bawah sana, waaah, tak menyangka terumbu karangnya masih terawat. Untuk spot pertama kami akan bermain air di selatan pulau bira. Tak sabar ingin menikmati keindahannya, kami langsung pakai snorkel gear dan fin lalu…byuuuuuur.  Kami berenang kesana kemari, menikmati keindahan bawah laut. Koral warna warni bahkan anemon tempat bermainnya ikanpun bisa ditemukan disini. Walau banyak terumbu karang yang mati dan patah, tapi secara keseluruhan spot pertama yang kami nikmati cukup bagus.

ImageImage

Selanjutnya kami bergeser, tak terlalu jauh sebenarnya, karena spot pertama kami mulai ramai kedatangan pengunjung lain, sehingga kami bergeser mencari tempat yang lebih sepi. Sekali lagi kami turun berenang, hilir mudik kesana kemari menikmati kecantikan underwater, berenang bersama ikan-ikan cantik, dan ternyata kami berjumpa putri duyung yang cantik…ooowww….luar biasa banget niy, hehehehe…(colek @iamMariza)

Image

Image

Puas ber-snorkeling siang ini, kami merapat ke pulau Bira Besar, sekedar untuk main-main di pantai yang berpasir putih, lagipula tiba-tiba air laut bergelombang cukup tinggi, tidak nyaman untuk melanjutkan snorkeling.  Pantai di sekeliling pulau Bira Besar cukup teduh, dengan pohon-pohon pinus yang menaungi, sehingga cukup nyaman untuk santai-santai di pantai dan photo-photo. Kegembiraan di pulau Bira besar di tutup dengan makan mie rebus dan mie goring bersama dengan nikmatnya, walau sudah makan nasi kotak yang lezat, tapi perut kenapa masih menagih makan ya, hehehehee…(pukul-pukul perut gendud).

ImageImage

Kembali naik perahu, kami akan menuju spot terakhir kami sore ini. Perjalanan kali ini cukup membuat kami bergoyang kesana kemari, ombak besar menyiprati kami yang leyeh-leyeh santai di atas perahu. Beberapa perahu kecil kami lihat tengah dipermainkan ombak, terhuyung ke kiri kanan, agak ngeri juga melihat perahu yang lebih kecil tapi sarat muatan, sementara perahu kami sangat lapang. Perjalanan menuju spot terakhir cukup memakan waktu lama, karena hempasan gelombang yang memperlambat perjalanan.

Kami tiba di spot snorkeling terakhir sore ini, spot APT (entah apa kepanjangannya).  Dari atas perahu kami lihat sekumpulan kubus-kubus berlubang, sempat tak jelas apakah itu, tapi begitu kami sudah di air dan melihat lebih dekat, ternyata kubus-kubus itu adalah tempat transplantasi terumbu karang, terlihat begitu banyak terumbu baru yang tumbuh diatasnya berwarna warni dengan beragam bentuk yang menarik. Tak hanya terumbu yang tumbuh di kubus-kubus, karang yang masih alami pun banyak terhampar, masih dengan kondisi yang baik, sehingga memberi pemandangan menarik.

ImageImage

Image

Kami mengakhiri hari ini seiring dengan tenggelamnya matahari di ufuk barat, langsung menuju guesthouse.  Bergiliran mandi, makan malam nikmat dan bercengkrama akrab.  Malam ini harus istirahat dengan baik dan benar, karena besok pagi masih akan kembali snorkeling. Masih ada spot menarik yang akan kami kunjungi.

Jam 6 pagi,  kami sudah kembali bangun dan kembali bersiap-siap untuk snorkeling. Perahu kami siap melaut pagi ini, saat udara masih segar dan langit membiru. Teh hangat dan nasi uduk sudah disiapkan untuk mengganjal perut kami pagi ini sebelum kembali snorkeling. Kami menuju pulau ayer, tak jauh dari pulau Pramuka.

Image

Begitu kami menyeburkan diri ke dinginnya air laut, kami di sambut bagitu banyak ikan warna warni yang berenang di sekeliling kami, buatku yang agak-agak norak bergembira, berenang dikelilingi ikan-ikan kecil warna-warni yang cantik sungguh menyenangkan. Bukan hanya ikannya yang cantik, terumbu karang yang terdapat disini pun cukup bagus, sehingga cukup memuaskan untuk berenang warawiri ditemani ikan-ikan cantik.

ImageImage

Image

Masih ada satu spot lagi, namanya spot soft coral. Langsung nyebur dan disambut ratusan plankton yang bikin gatal, terasa menusuk-nusuk di kulit, jadi kalo ada yang liat gaya snorkelingku yang sibuk usap-usap tangan dan bagian kuliat lainnya pasti lucu, tapi terumbunya cukup cantik. Dan softcoral yang dimaksudpun kutemukan, semacam bentuk karang otak dengan selaput yang terlihat lembut, bergerak pelan mengikuti arus air. Tak berlama-lama berenang disini, karena begitu banyak gatal-gatal yang menyerang, sehingga snorkeling menjadi tidak nyaman.

ImageImageImage

Sudah dua spot pagi ini dan kami kembali ke pulau Pramuka, karena kami harus bersiap kembali, dan kapal yang akan membawa kami kembali ke muara angke akan standby di plabuhan pulau Pramuka mulai dari jam 11, sehingga kami harus bergegas, demi mendapatkan tempat favorit di perjalanan pulang nanti.

Sudah lebih dari 20 tahun menjadi penduduk  DKI Jakarta, tapi baru kali ini menikmati indahnya underwater world di kepulauan seribu, selama ini hanya berkunjung ke beberapa pulau dan tak melakukan snorkeling, hanya menikmati pulau dan pantai yang disinggahi. Lain waktu kami akan explore pulau-pulau dan spot-spot lainnya yang memiliki keindahan bawah laut. Jadi sepertinya kalo kangen snorkeling dan pemandangan bawah laut, tak usah jauh-jauh, cukup nyebrang ke pulau seribu.

Many thanks to uni @deedeecaniago for organizing this great trip, n also crazy travelmate @iamMariza @iR1sc4 @_effendy_  @ikibaru miss erna yang centil n si india gila Chaitan

Underwater photos by @_effendy_

– Vii –

Iklan

9 pemikiran pada “Indahnya taman laut di Kepulauan 1000

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s