Pulau Pari, masih d Jakarta ini ya ??

image

Liburan Wiken kali ni ga jauh-jauh, masih d Jakarta aja, tapi berasa jauh dari Jakarta, berkat suasana yang jauh berbeda dari kota jakarta yang bising dan macet.


Pulau Pari jadi pilihan wiken kita, lokasinya d salah satu pulau dari hamparan bagitu banyak pulau d kepulaun seribu. Jarak tempuhnya pun tak lama, kita naik speedboat dari Marina Ancol hanya 50 menit saja, dan kitapun sudah mendapati suasana yang segar dan santai.
Dengan mengikuti paket salah satu eo bernama raja_wisata.com,  kami tergabung dalam grup besar (demi diskon jd bgabung d) berlimabelas kami ditempatkan dalam sebuah rumah cukup luas untuk menampung kami semua. Seluruh ruang ber-AC cukup menolong d siang hari yang terik. Karena hari ini masih cukup pagi, aktivitas pertama kami adalah bersepeda, sudah terparkir belasan sepeda siap pakai d halaman rumah, dan pagi ini kami diajak tour leader kami menuju pantai perawan d sisi timur pulau.

image

Pantai perawan bukan pantai khusus perawan kog, jd semua boleh masuk. Pantai perawan adalah pantai yang bersih dan cukup nyaman untuk beraktifitas. Pantainya berpasir lembut, cukup adem berkat pohon-pohon d sekeliling pantai, banyak juga mendirikan tenda, bisa main voli pantai, atau sekedar leyeh-leyeh minum es kelapa muda.
Salah satu kegiatan asik yang harus d coba adalah berperahu d antar hutan bakau. Sewa perahunya Rp. 35.000 dan kita d antar berkeliling. Pertama diantar ke pohon ‘cinta abadi’ *agak sensi juga ni, pohon aja dinamain cinta abadi, gw nemu cinta abadi jg belom #ehkelepascurcol. Lalu kami pun panjat massal itu pohon sekedar demi poto d cinta abadi #semoga cinta kita abadi y – dadahdadah ke masnya yang nyangkut d tengah pulau jawa. Selanjutnya kami d ajak bermain dengan bintang laut…aiiihhh   ada patriiick….lucuw lucuw ni patricknya. Si bapak bilang kalo d taro d baju jadi nempel, sertamerta aja itu starfish jadi lambang star d baju dan tak ketinggalan menghiasi topiku #lalu dirajam oleh pencinta binatang dan lingkungan hidup. Sisa dari berperahu ria ini adalah keliling diantara pohon-pohon mangrove dengan bikin setting cerita anaconda yang nelen kita satu-satu dimulai dari paling belakang #beruntung gw duduk paling depan, jadi anacondanya dah kenyang makan 3 orang d blakang gw.

image

image

image

Usai berperahu, kami berempat d temani tourguide melanjutkan dengan beach combing alias menyisir pantai hingga keujung timurnya, sisanya main d pantai sambil minum kelapa muda lalu kembali bersepeda k guesthouse, nunggu makan siang. Sepanjang pantai yang kami sisir, beragam sampah kami temukan, dari kasur, tas, sepatu sendal hingga bohlam semua ada, berasa d swalayan ya, semua teronggok berserakan.

image

image

Setelah cukup gosong kepanasan dan dehidrasi akibat lupa bawa bekal minum, kami Kembali k guesthouse d sambut makan siang. Panas terik siang ini membuat kami menikmati ngobrol dan bermalas-malasan saja di rumah, menunggu sore nanti saat matahari sudah redup dan menikmati sunset.
Untuk menikmati sunset kami menuju sisi barat pulau, ada pusat penelitian LIPI, dan kawasannya cukup teratur. Terdapat beberapa bungalow dan lingkungan yang rapi. Kami memenuhi sisi pantai yang d hadapan kami terdapat pulau burung menjadi objek poto andalan untuk sunset. Semakin sore semakin ramai wisatawan menyerbu kawasan ini, sepertinya semua wisatawan yang menyesaki pulau pari wiken ini tumpah ruah untuk menyaksikan sunset.

image

Malam d pulau pari pun cukup meriah, bila tadi sore di sisi barat, malam ini ramai d pantai perawan, acaranya BBQ bersama, ada yang seru-seruan karoke sambil joget-joget, juga ada yang main voli pantai malam-malam. Tapi karena grup kami sudah cukup kelelahan explore pulau siang tadi, jd kami hanya duduk-duduk ngriung aja menunggu kehadiran BBQ seafood dan menikmati dengan khidmat. Lalu ouas dengan segala ikan, kamipun kembali k guesthouse untuk tidur massal, besok masih ada keseruan lainnya.
Pagi usai sarapan kami sudah siap untuk melaut, perlengkapan snorkel gear, fin dan life jacket sudah d siapkan pihak eo. Kamipun langsung menuju perahu. Tujuan kami snorkeling adalah d belakang pulau burung, hanya sekitar 20 menit saja. Begitu kapal tenang d spot snorkeling, kami langsung bersiap-siap dan byuuuur tak sabar untuk nyebuuur dan menyapa ikan-ikan lucu warnawarni yang ramai menyambut kedatangan kami #berasa mermaid pulang kampung. Untuk yang sudah pernah menikmati karang cantik berwarnawarni d tempat lain, spot ini agak kurang menarik, karangnya mati. Tapi setidaknya kehadiran ikan-ikannya cukup menghibur hati. Warnawarni ikan kecil-kecil yang bergerombol, bahkan ada ikan yang berbentuk gembung besar agak d bawah, jadi masih asik menikmatinya. Beruntung air di spot ini cukup tenang, sehingga betah berlama-lama, dan Seperti biasanya saat snorkeling, masuk air pertama naik k kapal terakhir…hehehehehee…
Setelah semua naik, kapal bergerak menuju pulau tikus, entah kenapa d kasi nama tikus y….padahal pantainya berpasir putih dan bening. Kami cukup santai-santai saja d sini, photo-photo dan sedikit nyemil roti buat ganjal perut yang melapar usai snorkeling tadi.

image

image

Masih ada satu spot snorkeling, jadi kami kembali naik kapal. Dan ternyata spot satu ini berarus cukup kencang, sehingga tidak nyaman untuk menikmati bawah lautnya, karena kaki dipaksa untuk terus mengayuh agar tak terseret arus #seperti angga yang akhirnya pasrah terdampar d kapal tetangga saat tak kuat lagi berenang menuju kapal kami. Jadi kami tak lama disini.

image

Akhirnya kami pulang ke pulau pari, lumayanlah snorkelingnya, sekedar mengobat rindu berenang d laut.
Kembali ke guesthouse untuk bersih-bersih dan packing karena akan kembali ke daratan jawa. Sayang dalam paket yang kami ambil, tidak tersedia makan siang usai snorkeling, sehingga lapar siang ini kami ganjal dengan indomie + telor.
Liburan wiken kali ni cukup menyenangkan, masih d Jakarta, ga pake macet, pemandangan indah, dan refreshing bersama teman yang menyenangkan. Jadi kalo sekedar wiken hideaway siy, ga perlu jauh2 dari jakarta, masih d Jakarta aja ada tempat yang masih bagus kog.

Iklan

9 pemikiran pada “Pulau Pari, masih d Jakarta ini ya ??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s