Kartupos dari Maumere

image

Sudah lama kebiasaan kirim kartu ucapan dan kartupos hilang, padahal d masa kartu-kartu itu begitu ngeheitz, kantor pos sempat d bikin kuwalahan untuk membagi kartu-kartu sesuai tujuan. Khusus untuk kartupos, punya arti lebih untukku.

D kala itu masih belum kenal traveling, masih muda dan lugu dan lucu dan meggemaskan (stop it….!!!!) Sehingga kalo papa keluar kota, sering minta d kirimkan kartupos, sebagai pengganti mata memandang tempat cantik d sana ( belom ada internet juga d masa itu).  Setelah kenal traveling menjelajahi tempat-tempat cantik yang masih terjangkau, belum terpikir untuk kirim kartupos, mungkin karena image ‘pengiriman pos’ yang kurang baik. Sehingga terlewatkan saja kesempatan-kesempatan yang tak terulang itu.
Pada satu kesempatan, seorang teman baik ‘u know who….’ bercerita pengalamannya saat mendaki gunung fuji d jepang, dari keseluruhan ceritanya, yang paling tak terduga adalah dipuncak gunung fuji ada kantor pos yang melayani pengiriman kartupos bagi siapapun yang menjejakkan kakinya d puncak gunung paling tersohor d jepang. Yang menjadi highlight-nya adalah bukan kartunya, bukan pemandangan pada kartunya, bukan tulisan tangan yang tertera d atasnya tapi stempel pos yang bertuliskan ‘peak of fuji mountain’ wooow…banget ga siiiy….aku mau d kirimin yang seperti itu. Dan dia kirim untuk diri sendiri dan begitu menerimanya d Indonesia, stempel pos itu menjadi begitu berharga.
Hal itu yang selama ini terlewatkan olehku, stempel pos ga kan bohong dimana kartu itu d kirimkan, petanda bahwa benar sdah sampai langkah kaki d tempat tersebut. Sepertinya ini ide yang bagus untuk memulai hobi baru, berkirim kartupos, dimulai untuk dirisendiri dan juga untuk teman yang masih berminat dikirimi kartupos.
Akhir tahun 2013, akhirnya berkesempatan untuk traveling ke tempat baru, yaitu flores, start dari Lombok. Sewaktu melewati kantor pos di senggigi – Lombok, teringat perihal kartupos, langsung saja menuju kantor pos, dan beruntung ada kartupos yang d jual. Hari itu tanggal 22 des 2013, hari ibu, jadi sekalian aja kirim kartunya untuk mama, dengan ucapan selamat hari ibu dari anaknya yang doyan keluyuran. Maksudnya siy buat surprise hwhehehehe (dan hingga hr ini 12 januari 2014, kartunya tak kunjung sampai…hooooiii pak pos….d kemanain kartu guwwweee).
Sewaktu d toko souvernir pulau Rinca – TN Komodo, satu-satunya orang yang beli kartupos adalah aku, sampe ada yang tanya, untuk apa beli kartupos? Kartupos bergambar komodo tersebut baru terkirim saat kami tiba d Bajawa, sebuah kota kecil d tengah Flores, padahal maksudnya mau d kirim d Labuan Bajo, tapi terlupa, dan sewaktu d kota Ruteng ternyata hari minggu, kantor pos tutup. (Sampai dengan hari ini, 12 januari 2014, kartu inipun entah raib kemana…..belum juga tiba d rumah)
image

Sewaktu d kota Maumere, flores, sambil menunggu jadwal keberangkatan pesawat, iseng minta d antar ke kantor pos.
Kantor pos Maumere ternyata menyediakan kartupos bergambar komodo secara gratis bagi yang berminat mengirimkannya, ada setumpuk kecil. Jadi aku cuma beli prangko saja seharga Rp. 5.000.
Kartupos gratisan ini menimbulkan ide untuk mengirimkan ke teman-teman dekat sebagai buah tangan perjalananku yang sangat mengesankan sailing n overland flores, sehingga begitu d woro-woro, ternyata peminatnya sangat banyak, jadi kuwalahan sendiri menangani permintaan khalayak ramai, tapi tak apa, akupun gembira melakukannya.
Demi memenuhi keinginan teman-teman giliran si nona d balik meja yang terbelalak begitu kuminta 20 kartu pos, dia beri segepok kartupos (ga d hitung, dia bilang cuma bisa kasi kartu komodo segitu, lainnya kartu bebas tak berkomodo) tapi si nona sepertinya memang tak mengerti maksudku, bahwa bukan gambar si komodo yang ku incer nona cantik, tapi stempel pos ‘maumere’ itulah yang terpenting.
Kerja rodi d pojokan kantor pos menuliska  20 alamat teman-teman yang minta d kirim, dan 20 lembar perangko Rp. 5.000 sepertinya sangat layak menjadi buah tangan cantik dari nusa bunga.

image

Semingu ini, satupersatu kabar kartupos mendarat datang dari teman-teman. Kartukupun sudah mendarat manis d rumah (tiba d hari jumat, 10 januari 2014). Semoga semua menyukainya.
image

image

image

Iklan

7 pemikiran pada “Kartupos dari Maumere

  1. Saya sekarang lagi senang koleksi kartu pos,
    walaupun koleksinya bru 2,
    Pernah kirim kartu pos ke Jakarta tapi dalam bentuk paket biayanya 26 ribu padahal masih dalam lingkup jawa, mahal amat yah.

    Saya juga bru tau, klo ngirim kartu pos ternyata ada perangko dan stempelnya juga yah,,maklum newbie.

    1. Lbh murah d kirim sbg kartupos dr pd paket kan…..kirimkan aku donk kartuposnya….alamat ada d photo itu, nanti bertukar kirim ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s