Selamat Datang di Maluku….

image

Matahari belum juga menampakkan diri saat pesawat kami mendarat mulus d bandara pattimura, pulau Ambon.
Ini adalah kali pertama aku menjejakkan diri d wilayah Indonesia bagian timur. Provinsi Maluku, yang d kenal dengan penyanyi-penyanyi bersuara emas dan sesuai tujuan kami kesini adalah untuk berwisata, kepulauan maluku memiliki begitu banyak pantai-pantai tersembunyi d pelosok pulau-pulaunya. Tujuan kami pulau seram, ada satu tempat yang cukup populer d kalangan teman2 perjalanan belakangan ini. Perjalanan kami masih panjang, namun penerbangan 3,5 jam dengan pesawat batik air malam tadi cukup memberi kesempatan badan untuk beristirahat. Mari kita melanjut

image
Siap terbang
image
Boarding pass
image
Selamat datang d Ambon

Bandara pattimura sudah ramai, ternyata untuk wilayah indonesia timur, kedatangan dan keberangkatan pesawat banyak terjadi twngah malam dan pagi2 sekali. Kami tak berlama-lama, hanya mnunggu bagasi, karena bapak driver pesanan kami sudah menunggu untuk mengantar kami k pelabuhan Tulehu.
Dari bandara Pattimura menuju pelabuhan Tulehu sekitar 45 menit, tapi karena ini kali pertama kami menginjakkan kaki d pulau ambon, kami minta bapak driver untuk laju perlahan saja, sehingga kami bisa mnikmati panorama indah sepanjang perjalanan.
Salah satu spot yang menjadi pemberhentian wajib pelancong yang pertama kali ke pulau Ambon adalah tulisan ‘Ambon the city of Music’. Tulisan besar d pinggir pantai d hadapan kota ambon.

image

Melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan tulehu, sambil fokus mencari pedagang penjual sarapan, kata pak driver para penjual sarapan banyak yg belum mulai berdagang, jadi agak sepi. Sempat terlewat beberapa pedagang tapi bapaknya laju terlalu kencang. Akhirnya kami menemukan ibu penjual nasi kuning persis d muka pelabuhan tulehu, alhamdulillah.

image
Ga sabar nunggu d layani ibu nasi kuning
image
Nasi kuning porsi lengkap....enaknyaaa

Perut kenyang, hati senang. Kami siap untuk melanjutkan perjalanan menyeberang menuju pulau seram, dengan mngunakan speedboat.

image
Sebelum menyeberang d pl. Tulehu

2 jam kami d ganjar dengan ombak yang cukup garang melintasi selat dari pulau Ambon k pulau Seram. Karena kami pelancong kelas badak, sementara beberapa penumpang, khususnya ibu2 ada yg stress sampai nangis2 akibat d ayun ombak, kami malah pules blass…baru terbangun skitar 1/2 jam menjelang tiba karena suasana sangat ramai dan beberapa penumpang tampak resah dan tidak nyaman dengan hantaman ombak.
Kapal kami merapat d pelabuhan Amahai, penumpang tampak tak sabar ingin segera turun dari kapal. Kami termasuk penumpang yang sabar jadi turun agak terakhir dari kapal. D sambut pak polisi yang menyapa kami dengan akrab, cukup takjub beliau melihat kami ber-6 cukup percaya diri pertama kali ke pulau seram, tak kenal siapapun dan tanpa pendamping lokal. Ga tau pak polisi itu kami bawa preman cilincing dan jatinegara disini ‘lirik andreti dan endah’. Dari ngobrol2 dengan pak polisi dan kapten kapal, ternyata ombak yang td kami lalui belum seberapa ganasnya, kalau sudah musim angin barat atau mysim hujan, ombak bisa lebih parah lagi….omaigod….sebaiknya cek situasi cuaca d wilayah ambon apabila ingin melaut disini y teman2 traveller.

image
Pelabuhan amahai

image

Driver pesanan kami sudah menunggu d parkiran pelabuhan amahai, siap mengantar kami menuju desa sawai. Kami memesan innova agar lebih nyaman d perjalanan, karena akan mnempuh 4 jam perjalanan melintasi pulau seram dari selatan k utara.
Sebelum berjalan memasuki hutan, ada baiknya kita mengisi perut d kota Amahai, sekitar 20 menit dari pelabuhan Amahai.
Kami diantar ke rumah makan bambu kuning, karena rumah makan lain masih tutup sehubungan dengan masih suasana lebaran. Beruntung kami datang sebelum ramai, sehinbga bisa berkesempatan memilih ikan lebih dahulu. Ikan bakar merupakan makanan rekomendasi di rumah makan ini.

image

Agak lama menunggu, tapi terbayar dengan nikmatnya bumbu ikan bakar dan colocolo segar, bikin makan jadi lahap.
Perjalan masih panjang…. kita lanjut nanti ya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s