Negeri Rempah – Maluku edisi 1 – Nusa Laut dan Saparua

cengkeh - clove
cengkeh – clove

Pada masa dimana rempah merupaka komoditi yang sangat dicari di belahan benua biru, maka para raja-raja mengutus sailor-sailor terhebatnya untuk mengarungi dunia mencari sumber rempah-rempah ini. Jalan darat dan laut mereka lintasi, menuju timur dan barat, bahkan banyak juga yang nyasar di benua amerika, hingga akhirnya…..tibalah mereka di negeri rempah-rempah….Maluku

Adalah Pulau Nusa laut, Saparua, Haruku, Banda Neira, Ambon dan pulau-pulau lainnya yang tersebar di seantero kepulauan Maluku merupakan incaran. segeralah utusan-utusan kerajaan dari benua biru menancapkan kekuasaannya disini, memulai monopoli, membudaki rakyat yang awalnya menyambut ramah kehadiran mereka karena tak mengerti maksud kedatangan orang-orang putih di pulau kesayangan mereka, hingga akhirnya pecahlah perang dan terus berlanjut hingga berabad-abad lamanya dan penjajahan tersebut melingkupi seluruh Indonesia Raya.

Disinilah saya saat ini, pulau Nusa Laut, Saparua, Haruku dan Ambon, yang masih menyisakan kehebatan masa lalunya dari peninggalan benteng-benteng pertahanan yang kondisinya masih cukup terawat. walau ada juga yang sudah rusak parah. Kami belajar betapa rempah sangat berharga di tempat lain, sementara di tanah sendiri tak terlalu dihargai, kami melihat bagaimana masyarakat dipulau ini sunggu sangat ramah dan baik hati, menerima kami dengan terbuka untuk belajar sejarah hebat tempat tinggal mereka.

Dimulai dari pulau Nusa Laut, sebuah pulau kecil yang subur. kami berlabuh di sebuah pantai bersih yang bening airnya.

berlabuh di pantai Nusa Laut
berlabuh di pantai Nusa Laut
Gerbang Gereja dari tahun 1600-an
Gerbang Gereja dari tahun 1600-an
gereja peninggalan portugis
gereja peninggalan portugis
anak-anak nusa laut saat sekolah minggu
anak-anak nusa laut saat sekolah minggu

DSC00918

Bentengnya tidak besar, tapi bisa menjaga seluruh pulau
Bentengnya tidak besar, tapi bisa menjaga seluruh pulau
di dalam benteng ada prasasti ini
di dalam benteng ada prasasti ini
dari balik pintu benteng terlihat langsung laut lepas
dari balik pintu benteng terlihat langsung laut lepas
benteng Beverwijk
benteng Beverwijk

Selanjutnya kami menuju pulau Saparua, yang dikenal juga sebagai tempat lahir Thomas Matullesi – Pattimura. disini kami mengunjungi benteng Dustede yang jauh lebih besar dari benteng Beverwijk, sepertinya benteng Dustede adalah benteng terbesar yang kami kunjungi

Gerbang masuk benteng
Gerbang masuk benteng
Benteng Dustede
Benteng Dustede
Sejarah Singkat benteng Durstede
Sejarah Singkat benteng Durstede
Diatas gerbang
Diatas gerbang

DSC00972

Prasasti peresmian benteng
Prasasti peresmian benteng
pemandangan dari atas benteng....indahnyaaaaa
pemandangan dari atas benteng….indahnyaaaaa
meriam berjejer siap tembak
meriam berjejer siap tembak
bagian dalam benteng
bagian dalam benteng
bagian dalamnya
bagian dalamnya
hamparan rumput hijau di dalam benteng
hamparan rumput hijau di dalam benteng
dimuka rumah pattimura dengan uang bergambar pattimur
dimuka rumah pattimura dengan uang bergambar pattimur
keturuan kesekian dari keluarga mattulesi
keturuan kesekian dari keluarga mattulesi
rumahnya sederhana saja
rumahnya sederhana saja
benteng duurstede dari arah laut
benteng duurstede dari arah laut

masih ada beberapa tempat lagi yang kami kunjungi, nantikan saja di cerita selanjutnya yaaa…..

-vii-

Iklan

2 pemikiran pada “Negeri Rempah – Maluku edisi 1 – Nusa Laut dan Saparua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s