Belitong – Family on Vacation Part 2

Kami @ Pantai Serdang
Kami @ Pantai Serdang

Pagi hari ini mendung sangat tebal, maksud hati ingin menikmati pemandangan indah hingga ke laut lepas yang tersaji dari teras resort kami, apadaya Cuma bisa menikmati rintik hujan saja. Sarapan ringan the dan kopi hangat dengan roti bakar, cukup mengganjal perut. Kami siap untuk menikmati keindahan Belitung hari ini, sambil kami kembali ke barat.

Pantai Langgar atau Pantai Nyiur Melambai, pantai cantik tak jauh dari kota Mangar. Hujan rintik di pagi ini tak menyurutkan niat kami menikmati keindahan pantai dengan pasir putih halus menyapu kaki. Pohon pinus berjajar rapi menaungi pantai dari panas, dan ombak yang bergulung kecil menjilat-jilat kaki kami yang begitu gatal ingin menceburkan diri ke air laut yang tenang di Belitung timur. Sebuah telaga kecil di kanan dengan perahu-perahu kecil warnawarni menjadi tempat alternative bagi pengunjung untuk menikmati pantai, perahunya dapat disewa pengunjung untuk sekedar berputar-putar di danau kecil. Tak ada pengunjung pagi ini di pantai selain kami, sehingga rasanya seperti orang kaya raya pemilik pantai cantik,kami bebas menikmatinya. Berjalan santai menyusuri bibir pantai sambil menikmati lembutnya pasir putih yang kami pijak sambil sesekali ombak kecil menjilat manja kaki kami, sungguh terlalu mewah kenikmatan yang kami miliki disini.

Pantai Langgar
Pantai Langgar

DSC01374 DSC01388

Pantai selanjutnya yang kami kunjungi adalah pantai Serdang, masih di Manggar. Lagi-lagi kami disuguhi pantai dengan pasir putih lembut, jejeran pohon pinus menaungi pantai. Ada pemandangan berbeda yang kami temukan disini, perahu-perahu nelayan yang terparkir di pantai. Bentuk dan warna perahu ini sungguh meriah sekali. Sangat cantik sebagai objek potografi. Keponakan kecilku yang semenjak pantai Langgar susah payah menahan diri dari godaan air laut, akhirnya berhasil mendapatkan ijin dari nenek untuk menceburkan diri ke air, bermain-main dengan ombak yang ramah. Sementara aku, sibuk berpoto dengan perahu-perahu cantik milik nelayan yang terparkir rapi disepanjang pantai Serdang.

Warnawarni perahu di pantai serdang
Warnawarni perahu di pantai serdang
pantai bersih
pantai bersih
pantai serdang
pantai serdang
bermain ombak
bermain ombak

Satu hal yang sangat saya kagumi dari pantai-pantai di Belitung timur ini adalah, pantai yang sangat bersih, tak ada sampah berceceran mengotori pantai, sepertinya masyarakat sangat teredukasi untuk bijak dan tertib memperlakukan sampah dengan baik dan benar. Sampah hanya tampak berserakan di tempat-tempat sampah, tapi tak ada sampah berserakan di pantai-pantai cantik ini, sehingga wisatawan sangat betah untuk berlama-lama bermain di pantai.

Hari semakin siang, dan kami menuju kawasan Burong Mandi, ada sebuah klenteng besar disini, klenteng Dewi Kwan Im. Klenteng megah dengan warna merah mendominasi. Klenteng yang menempati lereng bukit Burong Mandi memiliki pemandangan indah hingga ke laut lepas. Dari atas altar tempat ibadah, Jemaah yang berdoa langsung menghadap indahnya pemandangan. Api dupa yang menyala berlatar pemandangan luar biasa ini, sunggu menambah syahdu suasana di dalam Klenteng. Ada beberapa bagian klenteng yang saat ini dalam renovasi dan direncanakan akan dibangun patung Dewi Kwan Im dalam ukuran cukup besar di halaman belakang klenteng yang telah dipersiapkan.

klenteng dewi Kwan im
klenteng dewi Kwan im

Pantai Burong Mandi, tempat kami makan siang kali ini, sungguh kami pengunjung yang beruntung. Menikmati makan siang nikmat di tempat yang indah, apalagi nikmat yang kami dustakan selain bersyukur kepada pemilik semesta. Makan siang lahap dengan menu ikan bakar segar, meminjam istilah temanku, ikan mati sekali pasti nikmat dibanding ikan mati berkali-kali yang biasa kami konsumsi di Jakarta.

Usai makan, keponakanku kembali bermain air, dengan lucunya dia berloncat-loncatan bermain dengan ombak, dan aku kembali menikmati pantai berpasir putih lembut. Di pantai Burong Mandi ini, banyak buah pinus bertebaran di pantai, dan di tak seberapa jauh dari tempat kami juga terdapat beberapa perahu nelayan yang diparkir tertib berjajar di sepanjang pantai. Perahu-perahu nelayan dipantai Borung Mandi, tak secantik perahu di pantai Serdang, saya tak menemukan ukuran kepala burung yang tertancap di depan perahu, tapi warnawarni perahunya tak kalah cantik.

Pantai Burong mandi
Pantai Burong mandi

IMG_0111

Pantai Burong Mandi merupakan pantai terakhir yang kami nikmati di Belitong Timur, selanjutnya kami kembali menuju Belitong Barat, perjalanan panjang kembali kami tempuh, melalui jalan-jalan mulus yang dibangun pemerintah daerah. Setiap memasuki desa, kami menemukan petunjuk yang menandakan kepada kami nama wilayah tersebut, sehingga dari pemandangan dikiri-kanan berupa hijau royo-royo perkebunan berubah menjadi rumah-rumah penduduk.

Memasuki kawasan pantai barat Belitong, kami menemukan banyak pembangunan hotel dan resort baru, yang cukup mencolok bagusnya adalah hotel Lorin, yang berlokasi tak jauh dari pantai tanjung tinggi kecamatan Sijuk. Kami menuju pantai Tanjung Tinggi, yang terkenal dengan batu-batu besarnya dan menjadi salah satu lokasi shooting film Laskar Pelangi, sehingga bisa dipastikan pantai ini pasti ramai sekali dengan pengunjung dari luar kota yang penasaran dengan batu-batu raksasa yang bertebaran di pantai ini. Kami pun demikin.

Dari lokasi parkir sudah terlihat banyak mobil parkir, memang pantai tanjung tinggi ini adalah favorit pengunjung. Kami yang sedari pagi menikmati pantai sepi seakan-akan pantai milik pribadi, jadi harus bersinggungan denga banyak orang. Dari balik batu-batu besar kami menyelusup menuju pantai,dan woooow….takjub dengan pemandangan batu berserakan seukuran-ukuran rumah. Pengunjung tampak disetiap penjuru, disetiap batu dan disetiap sudut mata memandang, dipenuhi pengunjung yang menikmati pantai. Kami berjalan menuju tumpukan batu-batu dan mulai memanjat salah satu tumpukannya, mencari tempat terbaik untuk mendapatkan pemandangan tercantik yang dapat kami temukan.  Tak mau ketinggalan mendapatan view terbaik, mama ikut juga mendaki dan meloncat-loncat diantara batu-batu besar, hingga akhirnya tibalah kami di pucuk batu yang besar dengan pemandangan indah sekali. Takjub dengan batu-batu granit besar yang tersebar begitu saja di pantai ini, diantara pasir putih halus dan pantai yang cukup tenang.

pantai laskar pelangi
pantai laskar pelangi
IMG_0127
dimanapun pantainya ttep berenang

IMG_0120

20141228_155547

Sekali lagi keponakan kecilku tak dapat menahan diri untuk menceburkan dirinya di pantai. Kami bergeser ke sisi lainnya dan menemukan pantai yang landai dan deburan ombak yang bersahabat cocok untuk anak-anak bermain air. Semacam teluk yang dilindungi batu-batu raksasa. Kami tak menunggu hingga gelap, karena cuaca mendung sehingga tak akan ada pemandangan sunset yang keren yang akan kami dapatkan disini.

Menjelang gelap kami menuju kota Tanjung Pandan, ibukota kabupaten Belitong. Memasuki kota kami mendapati hotel-hotel yang tampak dipenuhi wisatawan. Hotel-hotel berbintang berbaris rapi memenuhi sisi pantai kota Tanjung Pandang. Semakin mamasuki kota terlihat kehidupan yang lebih ramai disini. Kehidupan kota Tanjung Pandan tampak dipenuhi wisatawan. Kamipun menuju penginapan yang telah disiapkan untuk kami. Karena kami mengambil paket hemat, penginapan kami bukan yang berbintang-bintang, hanya semacam hotel kelas melati atau guest house. Walaupun judulnya guesthouse, tapi kamarnya cukup bersih dan service-nya lumayan baik. Untuk sekedar rebahan tidur malam, penginapan ini cukup mengakomodir kebutuhan kami.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s