Working Holiday – Kupang

DSC_0543_1446293556252

Bagi sebagian besar orang, dinas keluar kota seringkali tak dinikmati dan dihabiskan dengan istirahat dihotel setelah pekerjaan selesai, karena setelah bekerja sudah malah kemanamana. Tapi bagi saya, dinas keluar kota adalah kesempatan jalan-jalan singkat yang dibayarin kantor, hhahahaaa…..

sesuai dengan jobdesk pekerjaan dibagian pemasaran yang harus menyiapkan tender proyek, dinas keluar kota adalah bagian yang tak bisa dipisahkan, karena sebagian besar proyek besar yang ditangani oleh divisi kita adalah proyek yang berada di luarkota. kali ini kota yang dikunjungi adalah KUPANG, Nusa Tenggara Timur. Jadilah kesempatan baik untuk menikmati kota paling selatan di Indonesia.

Kedatangan kami di Kupang sudah dinantikan oleh driver dari proyek bendungan Raknamo, yang kebetulan sedang ditangani divisi kami, setelah penerbangan selama 3.5 Jam dari Jakarta dan tiba persis di jam makan siang di Kupang, maka tujuan pertama kami adalah makan siang, dan seperti biasanya, harus makan makanan khas. Pilihan kami jatuh pada Ikan Kuah Asam khas Kupang, dan bang Bendo, driver kami yang asli Kupang mengantarkan kami ke sebuah warung makan sederhana tak jauh dari pelabuhan. Jangan menilai dari sederhananya warung makan ini, karena ikan kuah asamnya, juwara sekali….rasanya tak selesai-selesai menyerup nikmatnya kuah asam gurih dengan ikan segar yang lebut.

DSC_0450_1446293715022

Siang ini kami diajak untuk keliling kota dan juga kami sempatkan untuk berkunjung ke kantor cabang NTT di kota Kupang, untuk silaturahmi, karena biasanya pernah komunikasi dengan rekan di cabang, tapi tak pernah ketemu muka. Tak perlu berlama-lama gangguin orang kerja disini, jadi kami langsung diantar ke hotel untuk istirahat sore dan kebetulan, di hotel kami menginap memiliki view terbaik untuk menikmati sunset di kota Kupang.

Sedari pagi kami sudah siap untuk bekerja, dengan membawa setumpuk dokumen yang harus kami serahkan dan diperiksa oleh owner dikantor balai sumber daya air provinsi NTT. Beruntung kami sudah mempersiapkan dokumen dengan lengkap dan terorganisir baik,sehingga tak memerlukan waktu lama untuk bekerja dan menjelang siang, pekerjaan sudah selesai…horeeee, selanjutnya bebas….dan kami memutuskan untuk jalan ke proyek Bendungan Raknamo yang sekitar 2 jam perjalanan dari kota Kupang.

Perjalanan menuju bendungan Raknamo menurut saya sangat menyenangkan, pemandangan di sepanjang jalan cukup hijau royo-royo, konon katanya, semenjak bendungan Tilong beroperasi pengairan di daerah luar kota kupang menjadi lebih baik, sehingga sawah dan kebun dapat berhasil baik.

Keluar dari jalan raya, kami mulai memasuki jalanan offroad bertanah,menuju kawasan bendungan Raknamo, pemandangan berubah drastis, yang tadinya hijau menjadi putih pucat dan gersang. Deretan pohon jati putih berbaris rapi meranggas, daunnya telah gugur untuk mengurangi dehidrasi dan kulit pohon terlihat berwarna putih seperti di cat seragam.

Dalam kegersangan itu, tiba-tiba kami menjumpai embung kecil dengan air yang tenang, semacam oase ditengah gurun pasir, sangat menyegarkan. saya minta mampir sebentar sekedar melihat dari dekat embung dan berfoto-foto. Pemandangan pohon jati meranggas disekeliling, menurut saya adalah pemandangan yang sangat indah, tak pernah saya menemui pemandangan seperti ini dibagian lain Indonesia yang pernah saya kunjungi, sehingga sepanjang jalan mata saya buka lebar-lebar untuk menyerap pemandangannya. selain keunikan pohon jati putih, rumah warga lokal juga menarik perhatian saya, sehingga saya sempatkan untuk mampir demi melihat lebih dekat dan dalam rumah yang berdinding bambu berlantai tanah tapi ternyata di bagian dalamnya sangat sejuk.

DSC_0529_1446293932994

Akhirnya kami tiba di lokasi proyek bendungan Raknamo, sebuah baliho besar sebagai petunjuk jalan terpampang di pertigaan jalan. Bendungan Raknamo termasuk proyek yang paling rajin mendapat kunjungan, walau berada di pojokan Indonesia, tapi manajemen di proyek ini termasuk salah satu yang terbaik untuk kategori Bendungan.

DSC_0532_1446293944637

Area proyek bendungan Raknamo memiliki ruang tamu yang juga berfungsi sebagai pos pemandangan yang cukup nyaman, terletak di area tertinggi di seluaruh kawasan, sehingga setiap tamu yang berkunjung akan di bawa ke ruang tamu ini, untuk diberikan helm dan sepatu boot sebagai syarat keamanan memasuki lokasi kerja proyek bendungan raknamo. Dari pos pemandangan ini,kita dapat melihat keseluruhan area kerja proyek.

Diantar pelaksana senior yang kami diajak untuk melihat pekerjaan yang sedang berlangsung, salah satunya pekerjaan terowongan yang sedang kejar target selesai sebelum musim hujan tiba. Sebenarnya kostum saya hari itu tidak nyaman untuk berkunjung ke lapangan, tapi karena saya suka melihat pekerjaan skala besar, tetap memaksakan diri untuk manjat-manjat dan main tanah di lapangan. beruntung angin tak bertiup nakal untuk main-main dengan rok yang saya kenakan….heheehee

Sepulang dari bendung Raknamo, kami juga mengunjungi bendungan Tilong yang juga pernah dikerjakan Waskita dan diresmikan tahun 2012. Bendungan Tilong berhasil menghijaukan kawasan sehingga menjadi kawasan pertanian yang subur di wilayah pinggiran kota Kupang.

Menuju kembali ke kota Kupang, kami mampir sebentar ke pengrajin Sasando asal Rote, bapak Jeremias. Bapak Jeremias sedang menyerut daun lontar di workshop yang terletak di samping rumah ketika kami datang. beliau langsung saja bersiap, mengenakan kain dan topi khas rote. saya yang sangat menyukai tenun ikat, langsung tertarik melihat kain tenun yang dipajang di dinding workshop. Kain-kain itu hasil tenun istri bapak Jeremias dan beberapa ibu yang halaman belakang. Motif yang dipajang khas Pulau Rote, cantik sekali dengan warna yang cerah.

saya langsung diajak pak Jeremias ke galery Sasando yang berada di ruang depan, seorang anak muda (putera bungsu pak Jeremias) langsung duduk tenang dan memainkan melodi indah dengan menggunakan Sasando, indahnya. pak Jeremiah menjelaskan beberapa jenis Sasando yang tersedia, perbedaannya dari jumlah dawai, dan fungsi lipatan daun lontar yang membantu mengeluarkan suara indah.

saya pulang dengan membawa sehelai kain tenun yang saya kenakan, terlanjur jatuh hati jadi sulit dilepaskan….heheheee….

DSC_0577_1446293956422

DSC_0580_1446293726396

Kunjungan singkat kami di Kota Kupang, lumayan berkesan dengan beberapa tempat yang sempat kami kunjungi.

 

 

 

 

Iklan

4 pemikiran pada “Working Holiday – Kupang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s