Ternate

DSC03096
Gunung Gamalama – Ternate

Gunung Gamalama menyumbul gagah dari jendela pesawat menjelang kami mendarat di bandara Sultan Babullah, Ternate. Langit biru menyambut kedatangan kami, alhamdulillah ternyata di penghujung tahun cuaca di Ternate cukup cerah.

Masih ada yang ga tau di mana Ternate ?? Ternate berada di provinsi Maluku Utara, coba tengok peta Indonesia, cari huruf K kecil diatas Sulawesi, dan pulau Ternate ada di tengah-tengah bawahnya (coba pikirkan, ruwet ???) biar mudahnya cari di koordinat 0°47′N 127°22′E

Pak Gun, driver yang kami sewa sudah menunggu, siap untuk membawa kami keliling Ternate. Seiring perkenalan kami, ternyata Pak Gun cukup pengalaman membawa tamu untuk mengenalkan Ternate, jadi sepertinya kami ditangan yang benar untuk menikmati Ternate.

Pertamatama kami sarapan dulu donk, dan kami diajak menuju sebuah warung yang ramai, dengan menu nasi kuning dan ketupat sayur. sebagai penggemar ketupat sayur, saya pesan satu porsi lengkap pakai telor, dan rasanya nikmat, beda dengan ketupat sayur padang yang heitz itu, rempahnya beda dan tidak pedas.

DSC_1073

Tujuan pertama kami menikmati pemandangan uang seribu, yaitu pulau Tidore dan pulau Maitara yang berada di selatan Ternate. Lalu mulai mendaki keatas untuk melihat keindahan versi lainnya, pemandangan pulau Tidore, Maitara di tambah dengan Danau Laguna di desa Ngade, waah sungguh luar biasa niy. Sebelum kami berlanjut lebih jauh, kami diantar menuju penginapan yang sudah kami pesan, sebuah penginapan cantik di lereng gunung Gamalama, Villa M’arasai. cantik sekali penginapannya. kami satu-satunya tamu lokal yang menginap disana, mungkin karena tempatnya yang jauh dari keramaian dan tempat yang cantik, banyak wisatawan mancanegara memilih untuk menginap disini.

Siang ini kami melanjutkan perjalanan keliling pulau Ternate, dimulai dengan benteng-benteng peninggalan perang abad ke 16, dimasa Sultan Ternate berperang melawan Portugis, Spanyol dan Belanda yang berniat menjajah negeri cantik ini.

Di pulau Ternate, ada tiga benteng yang kami kunjungi, yaitu benteng Kalamata, Oranje dan Tolukko. semua benteng dalam keadaan yang sangat terawat, taman disekelilingnya rapi dan bersih. Bahkan benteng Oranje menjadi icon kota Ternate, kegiatan masyarakat kota Ternate sering diadakan di halaman muka benteng Oranje.

Wajib kunjung juga ke Kediaman Sultan Ternate. sewaktu kami berkunjung, beruntung Sultan ada di rumah, karena bendera sultan berkibar – kalo mau bertamu ke Sultan, liat aja benderanya, kalo ga ada berarti sultan ga dirumah. Ternyata keluarga sultan ada acara di halaman belakang, yang sewaktu kami datangi, ternyata diperbolehkan bergabung, jadi sultan lagi ada pesta dan siapa saja boleh datang. Saat kami datang, tampak pengunjung dan keluarga sultan sedang menari, jadi kami hanya menonton saja sebentar. mau di poto-poto tapi kami agak segan, jadilah kami cuma menikmati tarian saja (sebenarnya boleh makan, tapi kami baru saja selesai makan, tau gitu tadi makan disini aja, lumayan gratisan)

Kami melanjutkan keliling pulau Ternate, dan kami diajak menuju Batu Angus. Kenapa dinamakan demikian ?? Karena semua batu yang bertaburan disini berwarna hitam, hangus. Ternyata batu-batuan ini merupakan lava gunung Gamalama yang telah mengering dan membatu.

sore ini kami bermaksud untuk bermain-main di pantai sulamandala, tapi melihat ombak yang berdebur kencang membuyarkan keinginan kami untuk santai, jadi kami memutuskan untuk langsung saja menuju danau Tolire.

Danau Tolire di lereng gunung Gamalama, bila melihat dari google map, danau Tolire membentuk cerukan besar di lereng gunung Gamalama – kenapa setiap menulis Gamalama kepikiran ma Dorce ya, enterteiner serba bisa itu. di sisi danau Tolire, pengunjung bisa bersantai sambil menikmati pisang goreng bebek, yang di potong tipis dan dimakan dengan sambal, nikmat sekali.  jangan lupa pesan kelapa muda dengan gula aren, cocok lah sambil menikmati keindahan gunung Gamalama.

Lengkap sudah satu putaran pulau ternate kami jelajahi. setelah semalam tak dapat tidur nyenyak di pesawat, setibanya kembali ke penginapan, badan terasa remuk redam, sehingga kami melewatkan menikmati malam di Ternate.

 

 

 

Iklan

6 pemikiran pada “Ternate

    1. agak keluar kota memang, aku lupa nama daerahnya.
      dibuat kak, banyak tempat cantik di ternate tidore yang bisa di xplore dan dijadikan cerita, aku sudah siapkan beberapa.
      beruntunglah dirimu tinggal di tempat yang cantik, makanan enak dan orang-orang yang ramah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s