Tobelo

Tobelo5Sebenarnya Tobelo tidak masuk dalam daftar wisata kami dalam perjalanan menikmati Indonesia Utara di akhir tahun ini. Kami menjadwalkan menginap di Tobelo untuk mengejar pesawat pagi menuju Manado, dan tak ada tujuan kemana-mana selain berharap akan menikmati malam tahun baru di kota kecil, ibukota Kabupaten Halmahera Utara.

Tapi dugaan kami salah besar, om Yus – guide kami yang asli orang Tobelo memperkenalkan Tobelo yang tak kami sangka memiliki kecantikan yang seharusnya kami eksplorasi lebih banyak dari yang kami duga. Jadi benar kata pepatah, tak kenal maka tak sayang.

Tobelo merupakan salah satu kota yang cukup ramai di pulau Halmahera, dengan ditunjang satu-satunya bandara dengan tujuan Manado dan Ternate. Selain itu Tobelo juga memiliki pelabuhan yang cukup ramai yang terhubung langsung dengan lautan pasific. Sebagai kota yang cukup ramai di utara, kota tobelo memiliki banyak penginapan yang cukup baik. Sehingga tak perlu menghawatirkan untuk mencari penginapan dikota kecil ini. Karena Tobelo yang ramai dikunjungi pedagang, jadi tak usah kesulitan untuk urusan makan. Kami yang terbiasa makan apasaja, cukup dimanjakan dengan rasa makanan yang cukup nikmat, padahal makan diwarung biasa. Masakan khas lokal yang didominasi ikan adalah favorit kami. Ikan segar dimasak dengan beragam cara; bakar, goreng, gulai semua enak. Sebagai penambah nikmat makan adalah sambal dabu yang segar disiram diatas ikan bakar….hhhmmmm….tak terkatakan deh. Selain masakan khas, di Tobelo juga mudah ditemukan warung makan jawa yang menjual nasi goreng, gado-gado, soto ayam, sate kambing dan ayam bahkan pecel ayam, tersedia di beberapa warung ditengah kota. Bagi kami, tak ada masalah makan yang kami temukan, semua enak….sllrrruup.

Karena Tobelo bukan kota destinasi kami, tapi kami berhasil menikmati secara maksimal. Pertama-tama kami diajak untuk menikmati keindahan pantai di pulau-pulau kecil yang bertebaran di depan kota Tobelo dan tak kalah memukau adalah keindahan terumbu karang yang sehat saat kami snorkeling di beberapa spot. Pasti kami akan sangat menyesal bila tak menyempatkan main-main ke pulau di Tobelo.

Selain main di pulau-pulau kecil, kami juga sempat mengujungi beberpa tempat cantik lain di  sekitarTobelo, yang paling dekat adalah Bukit Pancasila. Dengan diantar bentor dari hotel tempat kami menginap’  kami diajak untuk menikmati keindahan kota Tobelo dari atas bukit yang sekaligus memberi pemandangan hingga ke pulau-pulau di depannya. Perjalanan yang menanjak menuju bukit Pancasila sempat membuat bentor kami berasap (nyaris meledak tuh bentor dipaksa nanjak !! ) beruntung insiden bentor berasap baru terjadi persis ketika kami tiba di gerbang bukit Pancasila.

Bukit Pancasila atau villa bupati (demikian bapak bentor menyebut tempat ini) adalah sebuah bukit kecil di belakang kota. Di bukit ini kita dapat melihat pemandangan kota Tobelo secara utuh hingga ke laut pasific. Disebut bukit pancasila karena dihalamannya terdapat patung Garuda Pancasila yang cukup besar menghadap kota Tobelo. Dikenal sebagai villa bupati, bukan berarti tempat ini merupakan tempat peristirahatan bupati Halmahera Utara, tapi di bukit ini terdapat semacam ruang terbuka besar sebagai ruang perjamuan tamu bupati. Di bukit ini kami bisa duduk-duduk santai di sofa empuk sambil menikmati sejuknya angin sore dan memanjakan mata melihat hijau royoroyo pemandangan kota Tobelo.

Sebagai kota pesisir, tak lengkap  rasanya bila kami tak main di pantai dan dengan diantara bapak bentor yang sama, kami melaju hingga keluar kota Tobelo, sekitar 10 km dari kota Tobelo tibalah kami di pantai Kupakupa. Pantai landai yang tenang, berpasir halus dan pohon yang rindang menaunginya. Sebuah resort yang rindang dan restoran langsung menghadap pantai seperti menguasai pantai kupakupa yang lokasinya tersembunyi dari keramaian. Mungkin seharusnya kami menginap disini ya, karena jaraknya ke bandara lebih dekat dibandingkan dari kota Tobelo.

Selain pantai kupakupa, kami juga mengunjungi satu pantai lainnya saat kami naik perahu kecil uantuk menikmati pulau di seberang kota Tobelo, tapi lupa namanya pantai apa.

Bagi penggemar hiking, terdapat gunung yang sangat bagus untuk di daki, kami tidak melakukan hiking, tapi oom yus, guide kami yang merekomendasikan. Bila ada gunung maka di sekitar Tobelo juga tersedia pusat air panas yang berjarak sekitar 30 menit saja dari kota Tobelo. Sayangnya di lokasi air panas belum tersedia fasilitas penerangan,jadi tak bisa didatangi menjelang sore, padahal enaknya berendam airpanas saat sore menjelang malam.

Kemeriahan pergantian tahun di Tobelo tak boleh dianggap remeh, karena keramaian yang dipusatkan di kantor bupati berlangsung sangat meriah. Pesta kembang api saling bersahutan dan tak kalah dari kemeriahan di ibukota. Seluruh masyarakat kota tumpah ruah di halaman kantor bupati, benar-benar pesta untuk rakyat.

Iklan

6 pemikiran pada “Tobelo

    1. Tobelo sempat dikenal saat terjadi keributan sara seperti di Ambon, tapi beruntung saat ini sudah aman dan tentram.
      saya pun baru tau Tobelo, dan langsung jatuh cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s