Wakatobi #3

IMG_20161114_053031_HDR

Alarm kami berdering keras, Waktu menunjukkan pukul 5, sungguh malas rasanya harus bangun dan bergegas meninggalkan tempat nyaman di salah satu kamar Hoga Dive Resort. Tapi kami harus beranjak, karena kapal akan menjemput di dermaga pulau Hoga jam 6 pagi, atau kami akan tertinggal kapal kembali ke pulau Wangi-wangi.

IMG_20161114_052927.jpg

Jam 6 tepat kami sudah bersiap dermaga. Dibalik pulau tampak semburat cahaya matahari mengintip malu-malu, memberikan lukisan indah berlatar pantai pulau Hoga. Sebuah kapal sarat muatan mendekat. tampak penumpang yang duduk diatas kapal sudah penuh, agak ragu melihat kondisi tersebut apa masih aman bagi kami menjadi bagian dari kapal tersebut. Menjelang kapal mendekat, terjadi aksi saling photo antara kami yang memotret penumpang diatas kapal, dan penumpang diatas kapal yang memotret kami (serasa seleb dipotretin….trus kasi dadah2 lemah lembut sambil senyum mempesona). setelah kapal mendekat dengan aman, kami pun diperbolehkan memasuki bagian dalam kapal, yang ternyata masih tersedia cukup banyak kursi kosong, sehingga kami bebas memilih. Alasan kebanyakan penumpang tidak mau duduk di dalam, karena tidak bisa menikmati angin sepoi-sepoi, walaupun cukup berbahaya duduk diatas kapal, tapi kan mereka orang pulau yang sudah biasa main di laut.

IMG_20161114_055239_HDR.jpg

Setibanya di pelabuhan Wanci, kami sudah dijemput Rachmat, operator dive Oceania Wakatobi – sang penyelamat liburan. Rachmad sudah menyiapkan mobil untuk mengantar kami menikmati pulau wangi-wangi. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Mata Air Kontamale.

IMG_20161114_094606_HDR.jpg

IMG_20161114_095303_HDR

IMG_20161114_102423_HDR.jpg

Mata Air Kontamale merupakan kolam air tawar yang sangat segar. Air yang terkumpul di dalam cerukan goa merupakan mata air yang dihasilkan dari pepohonan yang rimbun di sekeliling goa. Airnya yang bening memancarkan warna biru tosca. Saat kami tiba disana hanya ada tiga bocah sedang berendam, sehingga kami langsung bergabung untuk menikmati kesegaran air Kontamale. Konon menurut kepercayaan orang setempat, Mata air Kontamale memiliki khasiat awet muda. menjelang siang semakin ramai anak sekolah yang mampir untuk bermain air di sini.

Selanjutnya kami menuju dermaga Sombu Dive,lokasi dive yang cukup direkomendasikan untuk menikmati keramaian biota bawah laut. bersiap sejenak diatas dermaga sebelum turun, dapat terlihat terumbu karang dan ikan yang berseliweran dibalik air yang begitu bening. Dermaga Sombu Dive memiliki kontur tebing yang dipenuhi terumbu karang beraneka bentuk, dan beraneka jenis ikan berseliweran tiada henti. snorkeling santai hilir mudik di Sombu dive sangat menyenangkan, hilir mudik menikmati indahnya dunia bawah laut dan waktu tak terasa berlalu.

DSCN0816

IMG_20161114_122702_HDR.jpg

IMG_20161114_123015.jpg

Usai berenang ditempat yang mempesona, kami melanjutkan perjalanan menuju pantai Cemara, berlokasi tak terlalu jauh dari Sombu Dive. rencannya kami hanya ingin bersantai menikmati keindahan pantai Cemara yang cukup terkenal di pulau wangi-wangi.

IMG_20161114_125852_HDR.jpg

IMG_20161114_123843_HDR.jpg

Pantai cemara, sesuai dengan namanya dipenuhi pohon cemara, sehingga cukup teduh untuk bersantai. sayangnya kami terlambat tiba di pantai cemara, karena kami menemukan sebuah ayunan besar. Menurut cerita masyarakat kemarin berlangsung ritual Kabuenga, yang merupakan tradisi leluhur masyarakat Wangiwangi. Konon bagi yang belum memiliki pasangan, bila duduk dan diayun dalam ayunan akan didoakan untuk segera bertemu jodohnya.waaaaaaaaaah…….aku mau bertemu jodoohkuuu…..maksa ajalah naik ayunan sambil berdoa semoga dipertemukan dan dimudahkan jodohnya…amin

IMG_20161114_130618_HDR.jpg

Sore terakhir kami di pulau wangi-wangi akan kami nikmati ditempat pertama kami jatuh cinta dengan pulau cantik ini, yaitu restoran Wasabi Nua. saat pertama kali berkunjung ke Wasabi Nua, sudah terbayang cantiknya bila menikmati sunset sambil menyereput jus segar dari serambi resto. Restoran Wasabi Nua terletak diatas sebuah karang besar. sebuah jembatan kayu menjadi penghubung antara Restoran dan daratan pulau Wangi-wangi. Berdekorasi payung dan kain ala bali, mempercantik restoran yang menyajikan makanan khas wangi-wangi, yaitu Ikan Parende – ikan dimasak dengan kuah bening asam yang segar.

IMG_20161114_174427_HDR.jpg

IMG_20161114_171900_HDR.jpg

DSC05434.JPG

Setibanya di Wasabi Nua kami memesan makanan ringan yang segar, duduk santai di teras dengan angin semilir adalah kenikmatan yang tak dapat dipungkuri. Meluangkan waktu disini kami isi dengan berfoto Segala sisi wasabi nua. setiap sudut memiliki pesona yang terbeda sehingga tak luput dari incaran kamera kami.

Menjelang malam kami bergegas kembali ke kantor Oceania Wakatobi, karena kami akan menaiki kapal malam menuju Pulau Buton. karena kami tamu yang spesial, maka rachmat dan istrinya menyediakan hidangan khusus untuk makan malam, yaitu Ikan Parende….alhamdulillah, rezeki anak sholehah segala urusan jadi dimudahkan dan dipertemukan dengan orang-orang baik. Makan malam nikmat menjadi ajang perpisahan kami dengan wakatobi.

 

Lain kali akan menjadwalkan untuk kembali ke Wakatobi

Iklan

5 pemikiran pada “Wakatobi #3

  1. wakatobi banyak sekali spot yang menarik, tapi yang paling unik menurut saya sih mata air kontamale …. bening banget dan kebayang deh berenang renang di bebatuan besar2 seperti ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s